Browsing by Author "Ratna Wylis Arief, Firdausil AB dan Robet Asnawi"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- ItemKajian Umur Simpan Sirup Pala dengan Suhu Penyimpanan yang Berbeda 259-264(Badan Penelitian dan Pertanian, 2016-12-01) Ratna Wylis Arief, Firdausil AB dan Robet AsnawiPenetapan umur simpan dan parameter sensori sangat penting pada tahap penelitian dan pengembangan produk pangan baru. Penentuan umur simpan dianggap perlu sebagai salah satu bentuk jaminan keamanan mutu bagi konsumen untuk mendukung pengembangan produksi sirup pala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui umur simpan sirup pala dengan suhu ruang penyimpanan yang berbeda. Penelitian menguji penyimpanan sirup pala pada dua suhu penyimpanan yang berbeda yaitu: suhu kamar (27°C) dan suhu rendah (10°C). Parameter pengamatan meliputi pH, total padatan terlarut (total gula), total mikroba, dan total khamir, selanjutnya data yang terkumpul dianalisis secara diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan sirup pala selama 2 minggu pada suhu kamar dan 3 bulan pada suhu rendah masih layak untuk dikonsumsi dan masih sesuai dengan standar SNI Sirup (SNI 3544:2013). Kata kunci: suhu penyimpanan, umur simpan, sirup pala
- ItemPOTENSI PENGOLAHAN DAGING BUAH PALA MENJADI ANEKA PRODUK OLAHAN BERNILAI EKONOMI TINGGI: Volume 26, Nomor 2, Desember 2015(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2015-12-01) Ratna Wylis Arief, Firdausil AB dan Robet AsnawiDi beberapa daerah daging buah pala dibuang sebagai limbah setelah diambil biji dan fulinya, padahal daging buah pala merupakan komponen terbesar dari buah pala segar dibanding fuli, tempurung biji, dan daging biji. Pemanfaatan daging buah pala secara optimal melalui diversifikasi produk olahan buah pala dapat meningkatkan pendapatan dan memberikan keuntungan ganda bagi petani pala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang pengembangan diversifikasi pengolahan buah pala dan jenis olahan buah pala yang paling disukai oleh konsumen. Penelitian dilaksanakan di Desa Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, sejak Maret sampai Mei 2012. Perlakuan yang diterapkan adalah pembuatan tiga jenis olahan buah pala yaitu manisan pala, sirup pala, dan selai pala dengan pembanding manisan pepaya, sirup melon, dan selai nanas. Variabel pengamatan meliputi respon petani pala terhadap inovasi produk olahan pala, uji tingkat kesukaan konsumen/organoleptik (warna, aroma, dan rasa), dan analisis keuntungan. Data yang terkumpul dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga jenis olahan daging buah pala yang diintroduksikan, sirup pala merupakan jenis olahan buah pala yang paling disukai dan berpeluang besar untuk dikembangkan pada skala usaha di Kabupaten Pesawaran. Hasil analisis ekonomi terhadap tiga jenis olahan yang diintroduksikan layak untuk dikembangkan dengan nilai R/C ratio berkisar antara 1,42 sampai 1,94.