Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Proyek Pengembangan Pembangunan Daerah dan Transmigrasi Kab. Luwu"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Program Operasional Pengolahan Tanah secara Mekanisasi
    (Pusat Penelitian Agro-Ekonomi, 1984-01-01) Proyek Pengembangan Pembangunan Daerah dan Transmigrasi Kab. Luwu
    Secara operasional, organisasi mekanisasi pengolahan tanah merupakan suatu unit kerja di bawah perwakilan PUSKUD di Palopo, yang telah memiliki investasi sebesar Rp 75.000.000,-. Unit Pengolahan Tanah (UPT) ini mempekerjakan 10 orang operator, Kepala Bagian Tata Usaha dan Keuangan 1 orang, Kepala Bagian Logistik dan Perencanaan 2 orang, Asisten Logistik 2 orang, Kepala Mekanik 1 orang, Pembantu Mekanik 1 orang dan Pelayanan Operasional 1 orang. Dari 15 traktor mini yang dimiliki, 10 unit akan dioperasikan tiap hari di lapang dan yang 5 unit disiapkan sebagai cadangan. Traktor akan dioperasikan secara terpusat dan bergerak, karena cara ini akan lebih menguntungkan daripada traktor disebar menurut jumlah wilayah kerja. Keuntungan cara terpusat dan bergerak adalah (1) biaya tetap dapat ditekan dan masa operasi meningkat menjadi 9 bulan; (2) pengadaan dan pengelolaan sukucadang lebih mudah; dan (3) kemampuan olah tiap hektar lebih besar, karena semua unit traktor bekerja atas suatu kesatuan lahan.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback