Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Pramono Wibowo, Bayu"

Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Interaksi Genotipe dan Lingkungan Terhadap Penampilan Calon Varietas Padi Hibrida Pada Dua Lokasi
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2018-12-01) Kartina, Nita; Pramono Wibowo, Bayu; Apri Rumanti, Indrastuti; Satoto
    Abstrak Pengaruh interaksi antara genotipe dan lingkungan merupakan salah satu tantangan bagi pemulia tanaman dalam mengembangkan galur hasil seleksi, di mana galur yang diuji menunjukkan daya hasil yang berbeda di setiap lokasi pengujian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi pengaruh interaksi genotipe dan lingkungan terhadap penampilan calon varietas padi hibrida di dua lokasi. Percobaan dilaksanakan pada musim hujan tahun 2014 di Sragen Jawa Tengah dan Malang Jawa Timur menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan empat ulangan. Materi yang digunakan adalah 18 calon varietas padi hibrida dan dua varietas pembanding, yaitu Hipa8 dan Ciherang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan, genotipe dan interaksi genotipe dan lingkungan berpengaruh sangat nyata terhadap hasil gabah. . Sebanyak enam hibrida menampilkan hasil gabah melebihi varietas pembanding Ciherang (7.54 ton/ha-1) di dua lokasi pengujian, hibrida tersebut yaitu GMJ6/CRS516 (8.69 ton ha-1), GMJ13/PK60 (8.87 ton/ha-1), /GMJ13/R2 (7.95 ton/ha-1), A6/CRS517 (7.97 ton/ha-1), A7/CRS547 (8.50 ton/ha-1) dan A7/CRS518 (8.60 ton/ha-1). Proporsi keragaman terhadap hasil adalah pengaruh lingkungan, genotipe, dan interaksi lingkungan x genotipe. Abstract The effect of interaction between genotype and environment is one of the challenges for plant breeders in developing selection lines, in which the genotypes showed different results at each location. This research was to determine the effect of genotypes and environment interactions on the appearance of prospective hybrid rice varieties in two locations. The experiment was conducted during the rainy season season of 2014 in Sragen, Central Java and Malang East Java using randomized complete block design (RCBD) with four replications. The material genetic used was 18 hybrid rice genotypes and two check varieties, namely Hipa 8 and Ciherang. The results showed that the environment, genotype and interaction of genotype and environment had a significant effect on grain yield. A total of six hybrids showing grain yield exceeded that of ciherang in two locations. Those hybrids were GMJ6/CRS516 (8.69 ton/ha-1), GMJ13/PK60 (8.87 ton/ha-1), GMJ13/R2 (7.95 ton/ha-1), A6/CRS517 (7.97 ton/ha-1), A7/CRS547 (8.50 ton/ha-1) dan A7/CRS518 (8.60 ton/ha-1). Proportion of variance to yield were location, genotype and location and genotype interaction.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Potensi Penyerbukan Silang Galur Mandul Jantan Dan Ketepatan Waktu Berbunga Produksi F1 Padi Hibrida
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), 2017) Pramono Wibowo, Bayu; Kartina, Nita; Nafisah; Satoto; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)
    Keberhasilan produksi benih (F1) padi hibrida ditentukan antara lain oleh karakter bunga, kesesuaian waktu pembungaan kedua tetua, dan karakter morfologi lain yang mempengaruhi transfer tepung sari dari tetua jantan (restorer = R) ke tetua betina (galur mandul jantan =GMJ). Salah satu karakter GMJ yang baik adalah mempunyai kemampuan menyerbuk silang yang tinggi yang tercermin dari tingginya pembentukan biji (seed set). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku galur mandul jantan dan kesesuaian waktu berbunganya. Percobaan dilakukan di Kebun Percobaan Sukamandi Balai Besar Penelitian Tanaman Padi pada musim hujan 2014 dan musim kemarau 2015. Penelitian tentang potensi silang outcrossing mengunakan kombinasi galur GMJ dan pemulih kesuburan 25A/B, 29A/B, GMJ6A/B, 97A/B, GMJ13A/B, GMJ14A/B, 56A/B, GMJ12A/B dan GMJ15A/B dengan variabel yang diamati antara lain: umur 50% berbunga, eksersi malai, sudut palea dan lemma, seedset dan lama membuka lemma dan palea tetua padi hibrida, sedangkan penelitian produksi benih untuk uji daya hasil lanjutan menggunakan metode “strict isolation”. Kombinasi hibrida yang diproduksi sebanyak 19 hibrida yang memiliki potensi hasil tinggi atau memiliki ketahanan terhadap hama penyakit yang telah dievaluasi pada pengujian uji daya hasil pendahuluan pada musim sebelumnya. Luasan per kombinasi adalah 100 m2. Variabel yang diamati meliputi: tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, umur 50% berbunga, umur dapat dipanen, serangan hama dan penyakit dilapangan, seed set dan hasil benih. Perilaku galur mandul jantan seperti eksersi malai, sudut membuka palea lemma dan lama waktu membuka sangat mempengaruhi tingkat penyerbukan silang yang tinggi. Sinkronisasi pembungaan dan ketepatan bunga pada galur mandul jantan dan restorer berpengaruh pada hasil benih. Tetua hibrida yang memiliki kriteria morfologi bunga dan agronomi yang baik dapat digunakan sebagai kombinasi hibrida untuk dilanjutkan pada pengujian selanjutnya.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback