Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Pirngadi K."

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Potensi Lahan Pertanian di Wilayah Pengairan Jatiluhur untuk Pengembangan Palawija
    (Pusat Penelitian Agro-Ekonomi, 1984-01-01) Fagi, Achmad M.; Pirngadi K.; Haryono
    Usaha pengembangan palawija di wilayah pengairan Jatiluhur mengalami beberapa hambatan, antara lain disebabkan oleh terlambatnya tanam padi akibat kekurangan tenaga pengolah tanah. Selain itu, pola pengadaan benih masih belum bisa menyediakan benih tepat pada waktunya. Dilihat dari jadwal alokasi air, hanya daerah golongan I, II, dan III yang memungkinkan untuk ditanam palawija. Jika palawija ditanam di daerah golongan IV, V, dan VI, maka masa panen akan jatuh pada musim hujan sehingga menimbulkan kesulitan dalam penanganan pasca panennya. Pada daerah golongan I dan II, sistem walik jerami pada padi sawah, dan tanpa pengolahan tanah memberi hasil yang baik. Rotasi tanaman yang paling menguntungkan ialah PB 36 - PB 36 - kacang hijau/jagung, Cisadane - PB 36 walik jerami - kacang hijau/jagung, dan PB 36 - PB 36 walik jerami - kacang hijau/jagung. Pada daerah golongan III, rotasi padi - padi - kacang tanah memberi hasil paling tinggi, disusul oleh padi - padi kacang hijau. Pengolahan tanah dalam barisan memakan waktu lebih lama dibanding pengolahan penuh. Sedangkan alat rotary injector planter bisa menghemat waktu tanam tanpa menurunkan hasil.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback