Browsing by Author "Nurliani Bermawie, Ma'mun, Susi Purwiyanti, Wawan Lukman"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemKeragaman Hasil, Morfologi dan Mutu Plasma Nutfah Pala di Kp. Cicurug 239-250(Badan Penelitian dan Pertanian, 2016-12-01) Nurliani Bermawie, Ma'mun, Susi Purwiyanti, Wawan LukmanPala (Myristica spp.) merupakan tanaman rempah asli Indonesia yang berasal dari kepulauan Maluku dan Papua. Produk utama pala adalah fuli, minyak atsiri, daging buah sebagai bahan makanan dan minuman, dan biji kering sebagai bahan rempah. Pengembangan pala semakin meluas, yang menyebabkan permintaan benih pala semakin meningkat, sehingga diperlukan sumber benih bermutu. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi karakter morfologi buah, biji dan fuli, hasil dan mutu dari 39 aksesi plasma nutfah pala di kebun koleksi plasma nutfah pala. Penelitian dilakukan di KP. Cicurug, kabupaten Sukabumi (550 m dpl). Observasi dilakukan pada hasil per pohon per genotipe dalam aksesi dengan menghitungjumlah buah per pohon selama sembilan tahun panen mulai tahun 2007-2015. Mutu dianalisis pada tiap aksesi menggunakan Gas Chromatography. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat keragaman pada bentuk dan ukuran buah, biji dan fuli, serta mutu tiap aksesi. Komposisi tanaman koleksi di KP. Cicurug terdiri dari 34.7% dikategorikan tanaman pala jantan murni, 18.9% jantan biseksual (total jantan 54%) dan 46% tanaman betina, dengan rasio jantan dan betina 1:1. Berdasarkan hasil buah, sebagian besar genotipe (48.8%) produksi buah amat sangat rendah (< 1000 butir per pohon), 33.5% sangat rendah, 18% kategori rendah, sekitar 12% sedang, dan kategori tinggi hampir 4% dan sangat tinggi hanya 1%. 24 genotipe terpilih sebagai genotipe harapan, namun hanya 18 genotipe memenuhi syarat dengan potensi produksi buah > 2500 butir per pohon per tahun. TM 370 dan IJT 233 merupakan genotipe stabil dengan standar deviasi hasil antar tahun < 25%. Terdapat keragaman yang cukup luas pada karakter morfologi buah, biji, fuli, dan mutu antar aksesi maupun antar genotipe dalam aksesi. Keragaman tersebut merupakan sumber untuk penyediaan bahan tanaman untuk aneka produk. Buah dengan daging tebal untuk makanan dan minuman, sedangkan biji besar untuk rempah, dan fuli tebal untuk minyak atsiri. Mutu pala bervariasi pada kadar minyak atsiri, sabinen, alpha pinen, terpineol dan myristicin. Dari 24 aksesi, hanya 21 aksesi yang memenuhi syarat untuk kadar minyak atsiri. Kandungan Myristisin dari 24 aksesi yang diuji, hanya 20 aksesi yang memenuhi standar ISO dan tiga aksesi (Pala Gaji, Bacan biji dua dan Pala Bulat panjang) mengandung kadar myristisin yang lebih tinggi dari standar ISO (> 12%). Aksesi dengan produksi tinggi tetapi tidak memenuhi syarat pada mutu, atau sebaliknya lebih sesuai sebagai bahan pemuliaan untuk perbaikan varietas. Kata kunci: Myristica fragrans, plasma nutfah, produksi buah, mutu, nomor harapan.