Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Nurdiyah"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Model Kelembagaan Agribisnis Kopi di Sulawesi Barat
    (Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2026-06-30) Pagala, Muh. Arman Yamin; Nurdiyah
    Kopi merupakan salah satu komoditas strategis yang berperan penting dalam perekonomian perdesaan di Sulawesi Barat. Namun, pengembangan agribisnis kopi masih menghadapi lemahnya koordinasi antarlembaga, keterbatasan kapasitas pengolahan, dan belum terintegrasinya subsistem agribisnis. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur hubungan kelembagaan dan menyusun model kelembagaan agribisnis kopi di Sulawesi Barat menggunakan Interpretative Structural Modeling (ISM) dan Matrice d'Impacts Croisés Multiplication Appliquée à un Classement (MICMAC). Model yang dihasilkan mengidentifikasi peran strategis dan saling ketergantungan antarlembaga sebagai dasar perumusan kebijakan pengembangan agribisnis kopi. Data dikumpulkan pada Februari–November 2024 melalui observasi, survei, wawancara mendalam, dan focus group discussion terhadap sembilan aktor kelembagaan yang dipilih secara purposif, didukung oleh 96 responden petani kopi. Hasil penelitian mengidentifikasi sembilan aktor kelembagaan dalam sistem agribisnis kopi. Analisis SSIM menunjukkan bahwa sebagian besar hubungan antarlembaga bersifat timbal balik, sedangkan initial reachability matrix menunjukkan 40,2% hubungan belum konsisten yang mengindikasikan lemahnya integrasi kelembagaan. Analisis MICMAC menunjukkan bahwa dinas pertanian memiliki driving power tertinggi, sedangkan perusahaan eksportir merupakan aktor independen yang berperan sebagai penggerak utama sistem. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengembangan agribisnis kopi memerlukan penguatan koordinasi dan sinergi antarlembaga melalui model kelembagaan yang lebih terintegrasi. Oleh karena itu, kebijakan perlu diarahkan pada penguatan peran pemerintah daerah sebagai koordinator sistem, revitalisasi koperasi, pengembangan industri pengolahan kopi, dan penguatan kemitraan antarlembaga untuk mewujudkan agribisnis kopi yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback