Browsing by Author "Normansjah Djahab"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemStatus dan Pengendalian Hama Jagung di Lahan Kering Beriklim Basah Kalimantan Selatan(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 1996) Syaiful Asikin; M. Thamrin; Normansjah DjahabHama merupakan salah satu kendala dalam peningkatan produksi jagung di Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil observasi dari tahun 1988/89 sampai 1990/91 di sentra produksijagung, yaitu Pampain, Binuang (Kabupaten Tapin), Tajau Pecah, Batu Mulia (Kabupaten Tanah Laut) dan Satui (Kabupaten Pulau Laut), diketahui delapanjenis serangga hama yang menyerang tanaman jagung. Penggerek batang (Ostrinia furnacalis) dan lalat bibit (Atherigona oryzae) dapat dikategorikan sebagai hama utama (major pest) sedangkan enamam jenis haта lainnya seperti jenis hama pemakan daun, penggerek tongkol dan aphis atau kutu daun dikategorikan sebagai hama kedua (minor pest). Melalui penelitian efikasi beberapa jenis insektisida terhadap serangan penggerek batang jagung diperoleh lima jenis insektisida yang efektif. Insektisida itu dapat dijadikan alternatif bagi karbofuran yang kini telah meluas penggunaannya. Selain itu diperoleh pula empat jenis insektisida yang efektif mengendalikan hama lalat bibit. Dalam kaitannya dengan pengendalian hama penggerek batang dan lalat bibit, waktu tanam yang tepat untuk jagung adalah pada awal musim hujan (OktoberNovember). Pengendalian dengan cara mengombinasikan beberapa komponen pengendalian, antara lain, pengaturan waktu, pemangkasan bunga jantan, pengaturan jarak tanam, dan pemberian insektisida granular melalui pucuk, cukup efektif menekan serangan hama penggerek batang.