Browsing by Author "Musfal"
Now showing 1 - 4 of 4
Results Per Page
Sort Options
- ItemAdaptasi beberapa galur padi gogo terhadap ketinggian tempat(BB Biogen, 2013-12) Musfal; Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik PertanianKetinggian tempat sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil padi gogo. Ketinggian lebih dari 1000 m diatas permukaan laut dapat menyebabkan proses pembentukan gabah terganggu. Tanaman padi akan tumbuh baik pada ketinggian dibawah 700 m diatas permukaan laut. Pemanfaatan lahan baik pada dataran tinggi atau rendah untuk pengembangan padi gogo cukup terbuka luas untuk peningkatan hasil padi secara nasional. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus hingga Desember 2011 pada dataran rendah (66,5 MDPL) di Desa Pekan Sawah Kab. Langkat dan dataran tinggi (1125 MDPL) di Desa Raya Bayu Kab. Simalungun Provinsi Sumatera Utara. Perlakuan terdiri dari 8 galur harapan dan 2 varietas padi gogo sebagai pembanding. Pertumbuhan vegetatif cukup baik pada kedua lokasi penelitian. Sedangkan terhadap pertumbuhan generatif seperti jumlah anakan produktif dan hasil gabah sangat baik pada dataran rendah. Pada dataran tinggi dari sejumlah perlakuan yang diuji hanya 50% saja yang menghasilkan gabah, sisanya gabah yang dihasilkan dalam bentuk hampa. Pada dataran rendah Desa Pekan Sawah (66,5 MDPL) hasil terbanyak 4117 kg/ha diperoleh dari galur no.4. Sedangkan pada dataran tinggi Desa Raya Bayu (1125 MDPL) hasil tertinggi 329 kg/ha juga diperoleh dari galur yang sama.
- ItemDosis Pemupukan N, P dan K Padi Hibrida Maro Di Nagori Bah Jambi II, Simalungun(BPTP Jambi, 2005) Nieldalina; Helmi; Musfal; Edi, Syafri; BPTP JambiSelama ini, penelitian dan pengkajian pemanfaatan pupuk dalam meningkatkan produktivitas padi sudah banyak dilakukan. Dengan berkembangnya teknologi dibidang perbenihan yang menghasilkan banyak varietas unggul baru, seperti padi tipe baru maupun padi hibrida, salah satunya yaitu varietas Maro.
- ItemEfisiensi pemupukan padi sawah (oryza sativa) menurut rekomendasi puts(BB Biogen, 2013-12) Musfal; Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik PertanianPenelitian dilaksanakan di Desa Pasar Miring Kecamatan Pagar Marbau Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara pada bulan April hingga Agustus 2012. Untuk melihat tingkat efisiensi pupuk percobaan disusun menurut rancangan acak kelompok dalam lima taraf pemberian pupuk mulai dari 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% dari dosis rekomendasi dengan tiga ulangan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pertumbuhan tanaman dan hasil gabah meningkat sejalan dengan meningkatnya dosis pupuk. Sedangkan efisiensi tertinggi diberikan oleh pemberian pupuk Urea:SP-36:KCl masing-masing sebanyak 100:50:25 kg/ha atau setara dengan 50% dari dosis rekomendasi.
- ItemEfisiensi Penggunaan Pupuk NPK melalui Pemanfaatan Cendawan Mikoriza Arbuskular pada Jagung(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2009) Musfal; Delvian; A. JamilHasil jagung di tingkat petani masih rendah. Upaya peningkatan hasil dan efisiensi penggunaan pupuk melalui pemanfaatan cendawan mikoriza (CMA) adalah salah satu alternatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2007 hingga Februari 2008 di rumah kasa KP Pasar Miring, Sumatera Utara. Percobaan disusun menurut rancangan acak lengkap berfaktor. Sebagai faktor utama adalah CMA (0, 5, 10, 15 dan 20 g/pot) faktor kedua tingkat rekomendasi pupuk dari PHSL jagung di Tiga Binanga (0, 25, 50, 75 dan 100% dari 1,30-0,64-0,80 g/pot urea-SP36-KCI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur N adalah faktor pembatas utama dalam peningkatan hasil jagung di Tiga Binanga. Pemberian CMA yang diikuti oleh pemberian pupuk pada dosis yang lebih rendah meningkatkan efisiensi agronomis pada tingkat yang lebih tinggi. Hasil tertinggi diperoleh pada pemberian 100% pupuk dan 20 g CMA/pot. Pemberian 75% pupuk dan 5 g CMA/pot memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan pemberian 100% pupuk.