Browsing by Author "Mulyawanti, Ira"
Now showing 1 - 7 of 7
Results Per Page
Sort Options
- ItemPembekuan Cepat Puree Mangga Arumanis dan Karakteristiknya Selama Penyimpanan(Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, ) Dewandari, Kun Tanti; Mulyawanti, Ira; Amiarsi, Dwi
- ItemPengaruh Pulsing, Lama Penyimpanan Stok Dan Suhu Peragaan Terhadap Masa Kesegaran Bunga Potong Alpinia purpurata(Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, ) Mulyawanti, Ira; Winarti, Christina; Widaningrum, nFN; Yulianingsih, nFN; Amiarsi, Dwi
- ItemPengaruh Waktu Pembekuan Dan Penyimpanan Terhadap Karakteristik Irisan Buah Mangga Arumanis Beku(Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, ) Mulyawanti, Ira; Dewandari, Kun Tanti; Yulianingsih, nFN
- ItemPotensi Pangan Lokal Indonesia(Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, 2019) Herawati, Heny; Munarso, S. Joni; Savitri, Evi; Mulyono, Edy; Purwani, Endang Yuli; Budianto, Agus; Kurniawan, Fajar; Kamsiati, Elmi; Mulyawanti, Ira; Sukasih, Ermi; Setyadjit; Amiarsi, Dwi; Tjahjohutomo, Rudy; Luna, Prima; Darniadi, SandyBuku ini memuat rangkaian potensi ketersediaan, kondisi optimal tanaman, komposisi potensial dari aspek nilai gizi, pemanfaatan secara tradisional, alternatif teknologi pengolahan produk makanan dan produk sampingnya, pohon industri yang telah diteliti serta paten yang telah dihasilkan oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian.
- ItemStrategi pengurangan kehilangan pascapanen produk hortikultura(Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2024-12-27) Mulyawanti, Ira; Suryana, Esty AsriyanaKomoditas hortikultura merupakan produk pangan yang memiliki tingkat kehilangan pascapanen yang paling tinggi karena aktivitas fisiologi masih terus berlangsung setelah panen. Kajian kehilangan pascapanen perlu dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya kehilangan pascapanen komoditas tersebut sehingga dapat disusun strategi untuk menguranginya. Kajian dilakukan melalui kegiatan observasi lapang, focus group duscussion, wawancara, dan studi literatur, kemudian dilakukan ekstraksi tema dari data dan analisis hubungan antara tema-tema tersebut serta faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kehilangan pascapanen. Hasil kajian menunjukkan penyebab utama terjadinya kehilangan produk hortikultura antara lain oleh teknik dan waktu pemanenan yang kurang tepat, Good Handling Practice (GHP) tidak diimplementasikan baik, kualitas ruang penyimpanan yang kurang optimal, akses pada teknologi pascapanen kurang, dan rantai pasok yang kurang efisien. Alternatif kebijakan untuk menekan kehilangan pascapanen hortikultura adalah meningkatkan pemanfaatan teknologi pascapanen, menyederhanakan rantai pasok, dan menerapkan teknologi pengolahan pascapanen. Untuk itu, diperlukan kemitraan antarpelaku usaha agribisnis hortikultura (lembaga pemerintah dan sektor swasta) dalam pemberdayaan petani dan pelaku usaha di sepanjang rantai pasok, penciptaan dan penyebaran teknologi untuk mengurangi kehilangan dan pemborosan, distribusi dan pemasaran, serta penyediaan dan rehabilitasi prasarana pertanian. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v22i2.183-194
- ItemTEKNOLOGI PENGEMASAN ATMOSFIR TERMODIFIKASI (MODIFIED ATMOSPHERE PACKAGING/MAP) DAN VAKUM PADA BUAH DURIAN(Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, 2018-03-04) Mulyawanti, Ira; Syaefullah, Enrico; Amiarsi, Dwi
- ItemTeknologi Pengolahan Roti Kering Substitusi Tepung Sukun(Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, ) Mulyawanti, Ira; Hernani, nFN; Febriyezi, nFN; Widowati, Sri