Browsing by Author "Mohamad Mansur"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemObservasi Buah Kelapa Takome (Observation on the nut of Takome coconut palm)(Pusat penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1973-09) Mohamad MansurBuah kelapa Takome di desa Jailolo dan di Takome diamati. Ukuran buahnya lebih kecil dibandingkan kelapa dalam, tetapi memiliki produksi yang tinggi. Berat kopra kelapa Takome berkisar 85–150 gram per butir, dengan rata-rata jumlah buah per tandan sekitar 30–53 butir. Hasil pengamatan juga menunjukkan bahwa kelapa Takome di Jailolo dan Takome memiliki ukuran buah yang lebih kecil dibandingkan varietas tinggi, tetapi produksi buah dan kopranya cukup tinggi.
- ItemPengeringan Kopra dengan Udara Panas (Copra drying with hot air)(Pusat penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1973-09) Mohamad MansurKopra bermutu tinggi dapat dihasilkan menggunakan alat pengering dengan udara panas. Alat pengering tersebut memiliki konstruksi yang sederhana dan dibuat dari bahan yang murah serta mudah diperoleh. Bahan bakarnya dapat berupa sabut, tempurung, atau kayu. Proses penggunaan alat pengering beserta bagian-bagiannya dijelaskan dalam tulisan ini. Pengeringan selama 64 jam atau lebih menghasilkan kopra dengan kadar air maksimal 6% dan asam lemak bebas 1%. Kapasitas pengeringan diperkirakan mencapai 76 ton kopra per tahun.
- ItemSeleksi Mutu dan Produksi Minyak Serai Wangi(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri, 1989-01) Mohamad MansurUntuk memperoleh klon unggul serai wangi telah dilakukan dua tahap seleksi. Tahap pertama telah diseleksi 63 nomor di Kebun Percobaan Cimanggu. Nomor-nomor yang mutu minyaknya memenuhi standar ekspor diuji lebih lanjut produksi minyaknya di KP. Cimanggu, Citayam dan Manoko, dengan rancangan acak kelompok. Tiap nomor ditanam dalam petak yang berukuran 40 m² Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Dari 63 nomor yang diuji pada tahap pertama tersaring delapan nomor yang minyaknya memenuhi standar mutu ekspor, yaitu T.ANG 1; 2; 3; 113; 114; 115; 127 dan 132. Dari kedelapan nomor tersebut pada seleksi tahap kedua, di KP. Manoko, nomor-nomor yang produksinya paling tinggi adalah T. ANG 114; 115; dan 127; dengan produksi minyak ± 900 g/40 m² atau ± 225 kg/ha tiap panen. Di Cimanggu nomor- nomor yang berproduksi paling tinggi adalah T. ANG 115 dan 127 dengan produksi minyak 780 g/40m² atau ± 195 kg/ha tiap panen. Di KP. Citayam, kedua klon tersebut juga meng- hasilkan minyak paling tinggi, yaitu 485 g/40 m² atau ± 121 kg/ha tiap panen