Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Martono, Budi"

Now showing 1 - 4 of 4
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    ANALISIS FINANSIAL DIVERSIFIKASI USAHA PERKEBUNAN KAKAO RAKYAT DAN TERNAK KAMBING DI TINGKAT PETANI
    (PUSAT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERKEBUNAN, 2014-12) Rusdiana, Supardi; Martono, Budi
    Prospek tanaman kakao sangat menjanjikan untuk diusahakan terutama pada lahan yang sesuai dengan tanaman kakao. Jika teknologi budidaya anjuran dapat diterapkan dengan baik, maka tanaman kakao menghasilkan kualitas yang baik, keuntungan usahatani terpadu yang mampu meningkatkan pendapatan petani, mengurangi resiko kegagalan panen, memberikan tambahan lapangan kerja, dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumberdaya. Limbah kakao seperti kulit buah dapat dipergunakan sebagai pakan ternak yang potensial. Kulit buah kakao merupakan produk sampingan yang ditinggalkan di kebun setelah biji kakao diambil. Padahal, limbah tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak ruminansia oleh para petani. Tujuan tulisan ini adalah menganalisis kelayakan finansial diversifikasi usaha perkebunan kakao rakyat dan ternak kambing di petani. Hasil dari usaha tanaman kakao seluas 1 ha yang diusahakan oleh petani terbukti memberikan keuntungan bersih sebesar Rp. 12.225.000 dengan R/C rationya sekitar 2,4. Integrasi kakao-kambing dalam suatu sistem usahatani terpadu sudah banyak dilakukan petani dan memberikan hasil yang menguntungkan. Berdasarkan hasil usaha ternak kambing yang dipelihara skala 8 ekor, 6 ekor betina muda dan 2 ekor jantan diperoleh keuntungan bersih Rp. 3.278.500,-/tahun, nilai R/C ratio 1,3 sehingga usahatani kakao dan kambing layak dipadukan dan dapat dipertahankan oleh petani.
  • No Thumbnail Available
    Item
    KARAKTERISTIK MORFOLOGI DAN KEGIATAN PLASMA NUTFAH TANAMAN KAKAO
    (IAARD Press, 2014) Martono, Budi; Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
    Kakao merupakan tanaman menyerbuk silang dengan karakteristik yang beragam antar genotipe, baik bentuk buah, warna buah, besar biji, kadar lemak, maupun ketahanan terhadap hama dan penyakit. Keragaman yang ada dapat dimanfaatkan sebagai sumber gen dalam pembentukan varietas unggul kakao. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam upaya penyediaan plasma nutfah untuk perbaikan tanaman kakao adalah eksplorasi, koleksi, konservasi, karakterisasi, evaluasi, dan dokumentasi. Varietas lokal, introduksi maupun klon-klon baru hasil seleksi pohon secara individu yang memiliki sifat unggul spesifik merupakan koleksi plasma nutfah yang perlu dikelola dengan baik dan berkesinambungan. Dengan adanya kegiatan karakterisasi dan evaluasi plasma nutfah yang lebih intensif maka semakin banyak informasi berupa aksesi yang potensial untuk dikembangkan sebagai varietas unggul maupun aksesi yang dapat dimanfaatkan dalam program pemuliaan lebih lanjut. Pemanfaatan plasma nutfah telah banyak menghasilkan klon-klon kakao yang dilepas sebagai varietas unggul. Klon-klon kakao anjuran yang dirakit dari plasma nutfah masing-masing mempunyai keunggulan dibandingkan klon lain dalam hal produksi, mutu, kadar lemak, ketahanan terhadap hama PBK dan hama kepik penghisap buah (Helopeltis spp), ketahanan terhadap penyakit busuk buah dan penyakit pembuluh kayu (VSD), serta cekaman terhadap kekeringan.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Karakteristik Morfologi dan Kegiatan Plasma Nutfah Tanaman Kakao
    (IIARD Press, 2014) Martono, Budi; Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
    Kakao merupakan tanaman menyerbuk silang dengan karakteristik yang beragam antar genotipe, baik bentuk buah, warna buah, besar biji, kadar lemak, maupun ketahanan terhadap hama dan penyakit. Keragaman yang ada dapat dimanfaatkan sebagai sumber gen dalam pembentukan varietas unggul kakao. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam upaya penyediaan plasma nutfah untuk perbaikan tanaman kakao adalah eksplorasi, koleksi, konservasi, karakterisasi, evaluasi, dan dokumentasi. Varietas lokal, introduksi maupun klon-klon baru hasil seleksi pohon secara individu yang memiliki sifat unggul spesifik merupakan koleksi plasma nutfah yang perlu dikelola dengan baik dan berkesinambungan. Dengan adanya kegiatan karakterisasi dan evaluasi plasma nutfah yang lebih intensif maka semakin banyak informasi berupa aksesi yang potensial untuk dikembangkan sebagai varietas unggul maupun aksesi yang dapat dimanfaatkan dalam program pemuliaan lebih lanjut. Pemanfaatan plasma nutfah telah banyak menghasilkan klon-klon kakao yang dilepas sebagai varietas unggul. Klon-klon kakao anjuran yang dirakit dari plasma nutfah masing-masing mempunyai keunggulan dibandingkan klon lain dalam hal produksi, mutu, kadar lemak, ketahanan terhadap hama PBK dan hama kepik penghisap buah (Helopeltis spp), ketahanan terhadap penyakit busuk buah dan penyakit pembuluh kayu (VSD), serta cekaman terhadap kekeringan.
  • No Thumbnail Available
    Item
    PENGETAHUAN LOKAL PENDUDUK KAMPUNG ANGGRA DAN SIMERBEI DI DATARAN TINGGI MINYAMBOW, MANOKWARI, PAPUA BARAT TENTANG PEMANFAATAN TANAMAN OВАТ
    (BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09-06) Martono, Budi; Bermawie, Nurliani; Kristina, Natalini Nova; Djazuli, M
    Penelitian untuk mengetahui pemanfaatan anaman obat oleh penduduk di dataran tinggi Papua telah dilakukan pada bulan Agustus 2005 di Kampung Anggra dan Simerbei, Minyambow Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Untuk mendapatkan data dilakukan wawancara pada tetua adat dukun setempat dan masyarakat yang menggunakan tanaman obat tersebut de ngan jumlah sampel 10 orang setiap desa. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa bagian tanaman yang digunakan oleh masyarakat setempat adalah batang, kı lit batang, air batang, daun, umbi dan bunga. Bagian-bagian tersebut dimanfaatkan secara sega., dikeringkan ataupun direbus. Tanaman tersebut digunakan untuk mengatasi penyakit dalam yang disertai dengan demam dan sakit kepala serta saluran pernafasan, melindungi diri dari guna-guna, pemikat lawan jenis serta untuk afrodisiak. A.da juga tanaman obat yang digunakan untuk binatang, yakni untuk merangsang penciuman anjing agar tajam dalam berburu. Di samping pengetahuan lokal, seiring dengan perkembangan teknologi, para wanita di desa tersebut kini telah mengetahui manfaat daun katuk dapat memperlancar ASI, yang selama ini tidak digunakan.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback