Browsing by Author "Mariana, Maya"
Now showing 1 - 4 of 4
Results Per Page
Sort Options
- ItemDETEKSI VIRUS PADA PERTANAMAN NILAM DI PANDEGLANG, BANTEN : Warta balittro Vol 32, No. 64 Desember 2015(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2015-12-01) Mariana, Maya; Noveriza, RitaTanaman nilam (Pogostemon cablin) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri . Salah satu masalah budi daya nilam ialah penyakit mosaik yang disebabkan oleh virus. Virus yang dominan, yaitu Potyvirus. Deteksi virus telah dilakukan pada tanaman nilam di beberapa lokasi di Kabupaten Pandeglang, Banten. Hasil deteksi menunjukkan bahwa ada dua jenis virus yang menyerang nilam, yaitu kelompok Potyvirus dan Broad bean wilt virus 2 (BBWV2).
- ItemEFEKTIVITAS FORMULA NANO PESTISIDA BEBERAРА MINYAK ATSIRI TERHADAP VIRUS MOSAIK NILAM : Warta balittro Vol. 34 No. 68 Tahun 2017(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2017-12-01) Noveriza, Rita; Mariana, Maya; Nuryanih, SitiMinyak atsiri semakin diminati untuk digunakan sebagai obat baru yang berfungsi sebagai agen antimikroba dan antiviral (virusida). Antimikroba minyak atsiri mempunyai kekurangan di antaranya tidak stabil dan mudah menguap. Pendekatan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan minyak atsiri sebagai antimikroba adalah dengan teknologi nano emulsi. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan hasil pengujian efektivitas formula nano emulsi 3 jenis minyak atsiri (cengkeh, mimba, dan serai wangi) terhadap virus mosaik nilam di rumah kaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula nano pestisida (nano emulsi) minyak cengkeh, mimba dan serai wangi berpotensi sebagai virusida, khususnya terhadap virus mosaik nilam. Persentase penghambatan virus mosaik tertinggi pada tanaman uji Chenopodium amaranticolor ditunjukkan oleh formula nano pestisida minyak serai wangi dosis 1% (74,87%) dan cengkeh dosis 0,5% (43,55%). Sedangkan formula nano pestisida minyak mimba perlu optimasi formulasi agar diperoleh ukuran droplet minyak yang lebih kecil, walaupun ada potensinya untuk menekan perkembangan Potyvirus pada dosis 0,5% sampai 46%.
- ItemEFEKTIVITAS FORMULA NANO PESTISIDA BEBERAРА MINYAK ATSIRI TERHADAP VIRUS MOSAIK NILAM : Warta balittro Vol.34 No. 68 Tahun 2017(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2017-12-01) Noveriza, Rita; Mariana, Maya; Nuryanih, SitiMinyak atsiri semakin diminati untuk digunakan sebagai obat baru yang berfungsi sebagai agen antimikroba dan antiviral (virusida). Antimikroba minyak atsiri mempunyai kekurangan di antaranya tidak stabil dan mudah menguap. Pendekatan yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan minyak atsiri sebagai antimikroba adalah dengan teknologi nano emulsi. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan hasil pengujian efektivitas formula nano emulsi 3 jenis minyak atsiri (cengkeh, mimba, dan serai wangi) terhadap virus mosaik nilam di rumah kaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula nano pestisida (nano emulsi) minyak cengkeh, mimba dan serai wangi berpotensi sebagai virusida, khususnya terhadap virus mosaik nilam. Persentase penghambatan virus mosaik tertinggi pada tanaman uji Chenopodium amaranticolor ditunjukkan oleh formula nano pestisida minyak serai wangi dosis 1% (74,87%) dan cengkeh dosis 0,5% (43,55%). Sedangkan formula nano pestisida minyak mimba perlu optimasi formulasi agar diperoleh ukuran droplet minyak yang lebih kecil, walaupun ada potensinya untuk menekan perkembangan Potyvirus pada dosis 0,5% sampai 46%.
- ItemKOLEKSI DAN PENGOLAHAN SAMPEL PATOGEN DAN HAMA TANAMAN : Warta balittro No. 60 tahun 2013(Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2013-12-01) Mariana, MayaPengawasan, diagnostik, dan pengolahan sampel patogen dan hama tanaman merupakan kegiatan yang perlu dilakukan agar pengambilan sampel yang diambil berada pada kondisi baik. Untuk itu diperlukan pengetahuan teori dan praktek tentang cara identifikasi, preservasi, dan pengemasan organisme pengganggu tanaman (OPT) agar kondisinya baik sampai di tempat tujuan serta pengambilan sampel OPT berupa serangga, patogen, dan gulma yang berada di kebun petani dan kebun raya Bedugul, Bali.