Browsing by Author "Maharani Hasanah"
Now showing 1 - 4 of 4
Results Per Page
Sort Options
- ItemPengaruh Bahan Pengering Terhadap Daya Berkecambah Benih Tanaman Serat-Seratan(Lembaga penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1980-10) Maharani HasanahPenelitian ini membahas pengaruh bahan pengering terhadap daya berkecambah benih tanaman serat-seratan selama penyimpanan. Penyimpanan benih dipengaruhi oleh beberapa faktor penting seperti suhu, kelembaban relatif, kadar air dalam benih, dan susunan gas. Penggunaan bahan pengering bertujuan untuk menurunkan kelembaban dalam wadah tertutup agar mutu benih tetap baik. Penelitian dilakukan pada benih rosella, kenaf, dan yute di laboratorium Teknologi Benih LPTI menggunakan metode rancangan petak terbagi dengan dua ulangan. Pengujian dilakukan setiap tiga bulan menggunakan metode Uji Antar Kertas (UAK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan pengering mulai efektif dalam mempertahankan viabilitas benih setelah penyimpanan selama sembilan bulan.
- ItemPengaruh Suhu terhadap Daya Simpan Benih(Lembaga penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1980-10) Maharani HasanahPenelitian ini membahas pengaruh suhu terhadap daya simpan benih, karena suhu merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga viabilitas benih selama penyimpanan. Penyimpanan benih pada suhu rendah dan kadar air yang seimbang dengan kelembaban relatif 20–25% dapat membantu mempertahankan kualitas benih, terutama untuk tanaman langka atau yang perlu disimpan dalam waktu lama. Penelitian menggunakan benih rosella, kenaf, yute, dan tembakau yang disimpan dalam botol tertutup pada suhu 27°C, 30°C, 18–20°C, 2°C, dan -20°C. Pengujian dilakukan menggunakan metode Uji Antar Kertas (UAK) untuk benih rosella, kenaf, dan yute, serta Uji Di Atas Kertas (UDK) untuk benih tembakau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu terbaik untuk penyimpanan benih rosella, kenaf, dan yute adalah 2°C, 18–20°C, dan -20°C, sedangkan untuk benih tembakau suhu terbaik adalah 18–20°C dan 2°C
- ItemPengaruh tahap panen terhadap produksi dan mutu benih solanum khasianum clarke(Pusat Penelitian Dan Pengembangan Tanaman Industri, 1988-01) Maharani HasanahPenelitian ini dilakukan di Kebun Percobaan Cimanggu dan laboratorium Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat pada tahun 1983/1984. Tujuan penelitian ialah untuk mempelajari pengaruh tahap panen terhadap produksi dan mutu benih Solanum khasianum Clarke. Buah dipanen setelah berwarna hijau kekuning-kuningan. Panen dilakukan setiap minggu selama 10 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi benih meningkat pada setiap kali panen sampai panen ke-9, kemudian menurun lagi pada panen ke-10. Produksi benih yang paling tinggi dicapai pada panen ke-8 dan ke-9. Tahap panen hanya berpengaruh terhadap daya berkecambah dan ketahanan simpan, yaitu benih dari panenan ke-7 sampai ke-9 memiliki daya berkecambah dan daya simpan tertinggi.
- ItemRESPON DUA TINGKAT VIABILITAS BENIH KAPAS TERHADAP PEMUPUKAN(PUSAT PENELITIAN TANAMAN INDUSTRI, 1982-07) Maharani HasanahPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon dua kelompok benih kapas dengan tingkat viabilitas berbeda (daya berkecambah 97%/benih baik dan 48%/benih jelek) terhadap perlakuan pemupukan N, P, dan K yang dilakukan di Balai Penelitian Tanaman Industri Bogor. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi (split plot design).