Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "M. Yasin"

Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Epidemiologi dan Strategi Pengendalian Penyakit Tungro
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2008-12-16) R. Heru Praptana; M. Yasin
    Tungro merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman padi yang menjadi permasalahan dalam usaha peningkatan produksi padi nasional. Penyakit yang disebabkan oleh dua jenis virus (RTSV dan RTBV) yang ditularkan oleh wereng hijau Nephotettix virescens telah menyebar dan menyebabkan kehilangan hasil di beberapa sentra produksi padi. Tiga penyebab utama terjadinya penularan tungro adalah ketersediaan sumber inokulum virus, adanya serangga penular, dan tanaman peka. Epidemi penyakit tungro dipengaruhi oleh tanaman, virus tungro, wereng hijau sebagai vektor, kondisi lingkungan dan praktik budi daya. Penerapan pengendalian terpadu tungro yang bertujuan untuk menghindarkan pertanaman dari infeksi virus yang meliputi beberapa komponen yaitu waktu tanam tepat, penggunaan varietas tahan, pergiliran varietas, kultur teknis (pemilihan waktu tanam, pemilihan varietas, eradikasi sumber inokulum pada tahap pratanam, pengelolaan persemaian, cara dan pengaturan jarak tanam, penggunaan pupuk N tidak berlebihan, pengaturan ketersediaan air, eradikasi sumber inokulum pada saat pascapanen dan pergiliran varietas), penggunaan pestisida sesuai dengan kondisi tertentu dan pegelolaan penyakit tungro melalui pendekatan bioteknologi telah berhasil mengurangi intensitas penyakit tungro.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Peranan Bioteknologi dalam Pengelolaan Penyakit Tungro
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2008-12-16) R. Heru Praptana; M. Yasin
    Tungro merupakan salah satu penyakit penting tanaman padi yang menjadi penghambat dalam peningkatan stabilitas produksi padi. Berbagai usaha pengendalian telah dilakukan, di antaranya dengan penerapan teknologi pengendalian penyakit tungro terpadu yang bertujuan untuk mencegah atau menghindarkan pertanaman dari penularan tungro dengan komponen utama waktu tanam tepat, penggunaan varietas tahan, dan pergiliran varietas tahan. Namun demikian, teknologi tersebut kurang sesuai untuk daerah dengan pola tanam tidak serempak, sehingga dikembangkan strategi pengendalian penyakit tungro dengan eliminasi RTSV. Perkembangan bioteknologi berbasis biologi molekuler dapat digunakan untuk membantu dalam pengendalian penyakit tungro melalui pendekatan biologi, ekologi, dan epidemiologi penyakit tungro. Kemajuan di bidang biologi molekuler telah melahirkan berbagai teknik yang dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan penyakit tungro, di antaranya diagnosis penyakit tungro, deteksi dini infeksi virus tungro dan vektor infektif, identifikasi dan karakterisasi strain virus tungro dan biotipe wereng hijau, pemantauan terjadinya resistensi wereng hijau terhadap suatu varietas, munculnya strain virus tungro dan biotipe wereng hijau yang baru, karakterisasi ketahanan varietas terhadap virus tungro dan wereng hijau, perakitan varietas tahan berdasarkan sifat ketahanannya terhadap virus tungro dan wereng hijau serta perakitan varietas transgenik tahan virus tungro. Hal tersebut merupakan tantangan sekaligus peluang bagi para peneliti bioteknologi di Indonesia.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback