Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "M. Hadad, E.A , Agus Nurwan , S. Danimihardja, dan S. Nurhayati"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Kisaran Inang Pseudomonas Solana Cearum Pada Beberapa Jenis Temu - Temuan
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri, 1995-10) M. Hadad, E.A , Agus Nurwan , S. Danimihardja, dan S. Nurhayati
    Kisaran inang Pseudomonase solanacearum pada bebe- rapa jenis temu-temuan (Zingiberaceae) diteliti di rumah kaca Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor dari bulan Januari sampai Agustus 1991. Bibit beberapa jenis temu- temuan yang meliputi jahe, temu putih, temulawak, temu- mangga, temukunci, kencur, kunyit dan lempuyang ditanam dalam polybag yang berisi campuran tanah dan pupuk kandang steril (1:1). Biakan P. solanacearum (dalam Nutrient Agar) yang berumur satu hari dengan konsentrasi 10³ cfu/ml, disiramkan pada tanaman yang berumur satu bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan P. solanacearum untuk menyerang berbagai jenis tanaman berbeda-beda. Pada umur 124 hari setelah inokulasi, serangan bakteri tertinggi ter- dapat pada tanaman temukunci, temuputih dan temumangga (80-90%), sedang serangan terendah (0%) terdapat pada lempuyang. Pada kencur, jahe dan temulawak serangan bakteri masing-masing mencapai 36.67, 48.33 dan 53.33

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback