Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Kadir, Triny S."

Now showing 1 - 5 of 5
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Adopsi Sebaran Varietas Unggul Dan Inovasi Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah Di Jawa Barat Dan Jawa Tengah
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), 2017) Ruskandar, Ade; Pamungkas, Miftah A.; Rustiati, Tita; Kadir, Triny S.; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)
    Tantangan yang dihadapi dalam peningkatan produksi padi saat ini antara lain degradasi lahan sawah, penyimpangan iklim, serangan hama penyakit, dan konversi lahan sawah untuk keperluan non-pertanian. Penggunaan varietas unggul sebagai salah satu komponen Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) berkontribusi nyata dalam meningkatkan produktivitas padi. Selain itu, penerapan PTT / teknologi budidaya juga menjadi inisiator peningkatan produktivitas. Namun sebagian besar petani belum yakin sepenuhnya akan efektivitas teknologi yang direkomendasikan sebelum melihat sendiri kenyataannya di lapang. Meskipun telah banyak varietas unggul padi yang dilepas dengan harapan dapat dimanfaatkan petani, hanya varietas Ciherang yang lebih dominan digunakan. Hal ini dibuktikan dari penelitian yang dilakukan di sentra produksi padi di Jawa Barat dan Jawa Tengah pada MT 2014. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi: (1) tingkat adopsi dan perkembangan VUB padi sawah irigasi, (2) alasan petani mengadopsi VUB, dan (3) kelas benih yang digunakan petani. Hasil penelitian menunjukkan varietas Ciherang digunakan petani hampir setiap musim tanam. Varietas unggul lain yang dominan digunakan adalah Mekongga. Kelas benih yang ditanam di Jawa Barat maupun Jawa Tengah adalah SS dan ES, kelas SS lebih dominan di Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan pula bahwa benih yang dihasilkan penangkar benih formal memiliki kadar air yang tidak berbeda dengan benih yang dihasilkan petani (penangkar informal), tetapi sebaliknya untuk daya kecambah dan kemurnian benih. Komponen teknologi PTT yang diterapkan petani responden antara lain varietas unggul baru (VUB), bibit muda yang ditanam 1-3 batang/rumpun, tanam jajar legowo, dan power thresher untuk panen. Hasil analisis usahatani padi di Jawa Barat dan Jawa Tengah menunjukkan bahwa net income petani responden di Jawa Barat mencapai Rp 13.171.350/ha, sedangkan di Jawa Tengah Rp 9.520.100/ ha.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Evaluasi Penerapan Pengendalian Terpadu Pada Hama Penggerek Batang dan Penyakit Hawar Daun Bakteri
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2010-11-18) Noor, E. Sutisna; Kurniawati, Nia; Suharto, Hendarsih; Kadir, Triny S.
    Abstract Resistance of Swampy Rice Lines to Brown Plant Hopper. There were a total of 9.5 million ha swampy areas potential to be utilized as a productive agriculture land. The main constrain in the areas were abiotic and biotic in nature. In those areas the rice plants usually grown were local varieties and the yields were low. To obtain rice varieties resistant to the brown plant hopper and have good yield potential, a greenhouse studies have been conducted at Muara Experimental Station, the ICRR, during the year of 2007 and 2008 by the method of seedling box screening test. The rice lines tested were those selected from the early yield test (EYT) and the multi-location test (MLT) trials. The tested lines were infested with the brown planthopper biotype 2 and 3 which have been reared in the Green House of Muara Experimental Station. Results of the screening indicated that the lines of B9858D-KA-55, IR70213-9-CPA-12-UBN-2-1-3-1, and IR70215-2-CPA-2-1-UBN-1-2 were moderately resistant to the BPH biotype 2 and biotype 3, while the line IR70181-5-PM1-1-2-B-1 was resistant to biotype 3 and moderately resistant to biotype 2. Abstrak Ketahanan varietas padi rawa yang ada sekarang terhadap wereng cokelat (Nilaparvata lugens Stal) perlu diuji untuk mendapatkan varietas padi yang tahan terhadap wereng cokelat (WCK). Uji ketahanan beberapa galur padi yang berasal dari Kelti Pemuliaan, BB Padi telah dilakukan di rumah kaca KP Muara, Bogor, BB Padi pada MT 2007 dan 2008. Galur padi yang diuji disemai dalam seedling box screening test, kemudian diinfestasi dengan WCK biotipe 3. Hasil pengujian menunjukkan bahwa galur yang agak tahan terhadap WCK biotipe 3 adalah B9858D-KA-55, IR70213-9-CPA-12-UBN-2-1-3-1, dan IR70215-2-CPA-2-1-UBN-1-2. Sementara galur IR70181-5-PM1-1-2-B-1 menunjukkan reaksi tahan dan agak tahan berturut-turut terhadap WCK biotipe 3 dan 2.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Identifikasi Ketahanan Aksesi Plasma Nutfah Padi Terhadap Penyakit Hawar Daun Bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) di Rumah Kaca
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)/BBSIP Padi, 2015-08-06) Kadir, Triny S.; Roza, Celvia; N. Usyati; Jana Mejaya, Made
    Penelitian identifikasi ketahanan aksesi plasma nutfah padi terhadap penyakit hawar daun bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) telah dilakukan di rumah kaca BB Padi Sukamandi pada MT-1 dan MT-2 Tahun 2013. Penelitian dengan tujuan untuk mengidentifikasi tingkat ketahanan aksesi plasma nutfah padi terhadap penyakit hawar daun bakteri (HDB). Metode penelitian yang digunakan adalah metode skrining baku dari IRRI tahun 2002. Tanaman diamati dan ditentukan nilai skala keparahan penyakitnya berdasarkan SES IRRI 2013 Hasil pengujian aksesi asal koleksi plasma nutfah terhadap ketiga jenis patotipe Xoo menunjukkan bahwa aksesi plasma nutfah hanya memiliki sifat ketahanan terhadap patotipe III saja, baik pada pengujian stadia vegetatif maupun generatif dengan reaksi agak tahan hingga tahan. Aksesi tersebut adalah Ase Balacung (793), Cere Campak (5818), Cere Bandung (5915), Bumbuy Inih (5929), Ceredek (6301), dan GADIS LANGSAT (6966).
  • No Thumbnail Available
    Item
    Identifikasi Ketahanan Aksesi Plasma Nutfah Padi Terhadap Penyakit Hawar Daun Bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) di Rumah Kaca
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)/BBSIP Padi, 2015-08-06) Kadir, Triny S.; Roza, Celvia; N. Usyati; Jana Mejaya, Made
    Penelitian identifikasi ketahanan aksesi plasma nutfah padi terhadap penyakit hawar daun bakteri (Xanthomonas oryzae pv. oryzae) telah dilakukan di rumah kaca BB Padi Sukamandi pada MT-1 dan MT-2 Tahun 2013. Penelitian dengan tujuan untuk mengidentifikasi tingkat ketahanan aksesi plasma nutfah padi terhadap penyakit hawar daun bakteri (HDB). Metode penelitian yang digunakan adalah metode skrining baku dari IRRI tahun 2002. Tanaman diamati dan ditentukan nilai skala keparahan penyakitnya berdasarkan SES IRRI 2013 Hasil pengujian aksesi asal koleksi plasma nutfah terhadap ketiga jenis patotipe Xoo menunjukkan bahwa aksesi plasma nutfah hanya memiliki sifat ketahanan terhadap patotipe III saja, baik pada pengujian stadia vegetatif maupun generatif dengan reaksi agak tahan hingga tahan. Aksesi tersebut adalah Ase Balacung (793), Cere Campak (5818), Cere Bandung (5915), Bumbuy Inih (5929), Ceredek (6301), dan GADIS LANGSAT (6966).
  • No Thumbnail Available
    Item
    Variasi Alel Baru Untuk Gen Ketahanan Penyakit Hawar Daun Bakteri, Xa7 Pada Plasma Nutfah Padi Lokal Indonesia, Parekaligolara
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2010-11-18) Utami, Dwinita W.; Septiningsih, Endang M.; Kadir, Triny S.; Fatimah; S. Yuriyah
    Abstract The New Allele Variation of Bacterial Blight Resistance Gene, Xa7, on Indonesian Local Rice Germplasm, Parekaligolara. The abundance of genetic variation existing in germplasm collections is the foundation for variety improvement in plant breeding program. Nevertheless, studies on the Indonesian genetic diversity of rice germplasm using molecular markers are still limited. Recent advances in utilizing simple sequence repeat (SSR) in QTL mapping and the availability of the whole rice genome sequences have provided wealth of data to accelerate research on genetic diversity of rice germplasm. Based on these advance technologies, a researcher has been done to discover some novel alleles at important gene loci that can be used for rice improvement. This approach is called allele mining. On this study the target gene is the resistance gene for bacterial leaf blight pathogen, Xa7. This study was started by identifying the genetic diversity of 96 accessions of the Indonesian local rice germplasm. Next, the Xa7 allele mining was done by designing SNP (single nucleotide polymorphism) primers based on the DNA sequence around the gene target. The significant LD mapping was then detected by the association mapping between phenotype and SNP genotyping data of the selected germplasm having superior performance on BLB resistance and representing one cluster of the genetic diversity analysis results. The results showed that Xa7 allele variation were found in Parekaligolara (Indica, 15141) and Gajahmada (Indica, 15141), which were resistant to BLB races IV and VIII on generative stage and field condition. The significant Xa7-SNP8 and Xa7-SNP11 markers were associated with the LD map position of Xa7 gene on 28,05-28,1 Mb of chromosome 6 in rice genome. The insertion-deletion allele variation was found in the 300 total nucleotide PCR product of co-segregation marker RM20589 in local rice Parekaligolara (Indica, 15141). This variation was different to Xa7 allele variation in the isogenic lines of Xa7 gene, IRBB7. Therefore, this is the novel of Xa7 allele variation from Indonesian local rice. Abstrak Keragaman variasi genetik yang terpelihara dalam koleksi plasma nutfah adalah modal dasar dalam program pemuliaan tanaman. Namun demikian penelitian tentang keragaman genetik plasma nutfah padi berbasis pada aplikasi marka molekuler masing terbatas. Perkembangan teknologi genomik, yang meliputi: pemetaan QTL (Quantitative Trait Loci), penemuan gene (gene discovery), dan tersedianya sekuens genom secara lengkap telah memungkinkan untuk mencari alel-alel yang berguna dalam koleksi plasma nutfah padi untuk perbaikan varietas melalui strategi yang disebut dengan allele mining. Dalam penelitian ini teknologi allele mining diaplikasikan untuk identifikasi gen ketahanan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB), Xa7 sebagai gen target. Penelitian ini diawali dengan identifikasi keragaman genetik 96 aksesi plasma nutfah padi lokal Indonesia. Kemudian dilanjutkan dengan mendesain marka SNP (single nucleotide polymorphism) berdasarkan sekuens DNA disekitar gen target. Fragmen LD map yang signifikan diperoleh dengan uji gabungan antara fenotipe dengan data SNP genotyping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi alel Xa7 terdapat pada plasma nutfah Parekaligolara (Indica, 15141) and Gajahmada (Indica, 1514 yang bersifat tahan terhadap HDB ras IV and VIII pada stadia gelasratif dan pengujian di lapangan. Marka molekuler Xa7-SNP8 dan Xa7-SNP11 menandai LD map pada posisi 28,05-28,1 Mb dari kromosom 6 dalam genom padi. Hasil analisis sekuens total 300 basa nukleotida menunjukkan adanya variasi insersi-delesi. Sedangkan analisis PCR menggunakan marka yang bersegregasi bersama dengan sifat ketahanan, yaitu marka RM20589 bersifat polimorfis antara plasma nutfah Parekaligolara (Indica, 15141) dengan galur isogenik Xa7, IRBB7. Variasi ini mengindikasikan bahwa variasi alel Xa7 pada plasma nutfah padi lokal Parekaligolara (Indica, 15141) merupakan variasi alel baru untuk gen Xa7.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback