Browsing by Author "Iskandar, Tolibin"
Now showing 1 - 8 of 8
Results Per Page
Sort Options
- ItemA Review About Toxoplasmosis on Animals and Humans(Indonesian Center for Animal Research and Development, ) Iskandar, Tolibin
- ItemEFEK PEMBERIAN SUSPENSI JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe var. rubrum) TERHADAP PERUBAHAN PATOLOGI SEKUM AYAM PEDAGING GALUR CОВВ YANG MENDERITA KOKSIDIOSIS KARENA DIINFEKSI Eimeria tenella(BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09-06) Iskandar, TolibinJahe merah dengan kandungan minyak atsiri sebesar 2,58-3,90% dapat digunakan sebagai obat alternatif terhadap koksidiosis. Jahe merah yang digunakan pada penelitian ini berupa suspensi dengan sistem pemberian 3-2-3. Jumlah ayam yang digunakan pada penelitian ini 54 ekor dibagi 6 kelompok dan masing-inu.. kelompok berjumlah 9 ekor, yaitu kelompok normal, negatif, positif (Sulfaquinoxaline), yang diberi suspensi jahe merah dengan konsentrasi 0,1%, 1%, dan 10%. Masing-masing kelompok ayam beru.mur 2 minggu diinfeksi ookista Eimeria tenella bersporulasi sebanyak 2x104/ml diberikan per oral, kecuali kelompok normal. Dua jam setelah diinfeksi ayam diberi obat (Sulfaquinoxaline dan suspensı jahe merah 0,1%, 1%, dan 10%). Hasil penelitian pemberian suspensi jahe merah 10% menunjukkan hasil lebih baik dari yang lainnya, yaitu tidak ditemukan adanya perubahan patologi, bila dibandingkan dengan konsentrasi jahe merah lainnya.
- ItemEffect of methanol extracts of nony fruit on mice infected by RH strain of Toxoplasma gondii(Indonesian Animal Sciences Society, 2012-02-05) Subekti, Didik T; Sari, Eka S.P; Widiastuti, Dwi R; Haerlani, Rica; Fitri Diani, Eka; Iskandar, Tolibin; Laksmitawati, Dian R
- ItemPENGARUH PEMBERIAN BIJI PARE (Momordica charantia L.) DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI TERHADAP PRODUKSI OOKISTA PADA AYAM YANG TERINFEKSI Eimeria spp.(BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09-06) Iskandar, TolibinPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian larutan biji pare dengan berbagai konsentrasi terhadap produksi ookista yang keluar melalui tinja ayam yang terinfeksi Eimeria spp. Hewan coba terdiri dari 5 kelompok ayam, yaitu: (1) Kelompok ayam dengan pemberian larutan biji pare 1%, (2) Kelompok ayam dengan pemberian larutan biji pare 10%, (3) Kelompok ayam dengan pemberian larutan biji pare 20%, (4) Kelompok ayam dengan obat koksidiostat, (5) Kelompok ayam tanpa pengobatan sebagai kontrol positif. Pengamatan terhadap produksi ookista dalam tinja dilakukan setiap hari selama 14 hari, mulai dari hari ke nol sampai hari ke-13 setelah terinfeksi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa larutan biji pare dengan konsentrasi 10% mampu menghambat produksi ookista yang keluar bersama tinja.
- ItemScabies of Animals and Humans: Problems and Control Strategy(Indonesian Center for Animal Research and Development, ) Iskandar, Tolibin
- ItemScabies, a Zoonotic Disease : Present and Future Challenge(Indonesian Center for Animal Research and Development, ) Wardhana, April H; Manurung, Joses; Iskandar, Tolibin
- ItemThe isolations of Toxoplasma gondii from diaphragm of a sheep having high antibody titre and faecal-soil of a cat(Indonesian Animal Sciences Society, 2014-02-25) Iskandar, Tolibin
- ItemToxoplasmosis of Goat and Sheep in Java(Indonesian Center for Animal Research and Development, ) Iskandar, Tolibin