Browsing by Author "Irma Noviana dan Oswald Marbun"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemPeningkatan Produktivitas Padi Melalui Sistem Tanam Jajar Legowo dan Aplikasi Pupuk Hayati Mendukung Pengembangan Kawasan Padi di Kabupaten Subang(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2018-12-01) Irma Noviana dan Oswald Marbun; Irma Noviana dan Oswald MarbunAbstrak Perbaikan usahatani padi dapat ditempuh melalui perbaikan teknologi budidaya, yaitu melalui pemupukan dan pengaturan jarak tanam. Tujuan pengkajian Adalah mengetahui pengaruh aplikasi pupuk hayati dengan kesesuaian jarak tanam legowo di wilayah sentra padi di Jawa Barat terhadap peningkatan produksi padi. Pengkajian dilaksanakan di desa Jatiragas Hilir Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang pada Bulan Juni hingga September 2016 di lahan sawah irigasi. Varietas padi yang digunakan adalah Inpari 30. Perlakuan terdiri atas dua taraf jarak tanam legowo 2:1, yaitu jarak tanam 27 x 17,5 x 40 cm dan 30 x 20 x 60 cm, serta dua taraf aplikasi pupuk hayati yaitu pemberian pupuk hayati dan tanpa aplikasi pupuk hayati. Teknologi yang diterapkan adalah Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi. Peubah yang diamati: Karakteristik agronomis tanaman (tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, produktivitas, jumlah malai per rumpun) dan komponen hasil (jumlah gabah isi dan hampa per malai, bobot 1.000 butir). Hasil pengkajian menunjukkan bahwa 1) jarak tanam legowo (30 x 20 x 60 cm) memberikan jumlah anakan padi, jumlah malai per rumpun, dan produksi lebih tinggi dibandingkan legowo 25 x 17,5 x 40 cm di Kabupaten Subang, 2) pemberian pupuk hayati pada padi mampu menambah jumlah anakan per rumpun, menurunkan gabah hampa per malai dan meningkatkan hasil, 3) interaksi pupuk hayati dan jarak tanam berpengaruh terhadap peningkatan jumlah anakan padi, hasil, dan penurunan jumlah gabah hampa per malai. 11 Abstract Improving rice farming can be done through improvement of cultivation technology, through fertilization and plant spacing. The aim of the study was to examine the effect of application of biological fertilizer and the suitability of plant spacing in West Java to increase rice production. The experiment was conducted in Subang district on June to September 2016 in irrigated rice fields. The variety grown was Inpari 30. The applied technology was Integrated Crop Management (PTT) of rice with two different plat spacing i.e. 27 x 17,5 x 40 cm and 30 x 20 x 60 cm, with and without biological fertilizer application. Variables observed: agronomic characteristics of the crop (plant height, productive hiller, productivity, number of panicles per hill), and yield components (number of filled grain and unfilled per panicle, weight of 1000 grains). The resulted: 1) plant spacing of 30 x 20 x 60 cm resulted in the most productive hiller, number of panicles per hill and yield higher than 25 x 17,5 x 40 cm in Subang district, 2) biological fertilizer applied to rice can increasing number of productive seedlings, reducing grain hollow per panicle, and increasing production, 3) interaction between biological fertilizer and plant spacing have an effect on increasing productive seedlings, production, and reducing number of hollow grains per panicle.