Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Ir. M. Yamin Samaullah, MS"

Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    PTT Padi Lahan Sawah Tadah Hujan
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2008) Dr. Ir. Achmad Suryana; Dr. Ir. Suyamto; Ir. Husin M. Toha, MS; Dr. Hamdan Pane; Ir. M. Yamin Samaullah, MS; Dra. Triny S. Kadir; Ir. Agus Guswara
    Rapat koordinasi terbatas kabinet Indonesia bersatu yang dipimpin langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden RI di Departemen Pertanian pada awal Januari 2007 telah menghasilkan keputusan penting, yaitu target peningkatan produksi beras 2 juta ton pada tahun 2007 dan selanjutnya meningkat 5 % per tahun sampai tahun 2009. Untuk menindaklanjuti komitmen tersebut Depertemen Pertanian meluncurkan Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) untuk segera diimplementasikan. Salah satu program yang penting dalam upaya pencapaian target peningkatan tersebut adalah penerapan model Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi pada semua ekosistem termasuk ekosistem sawah tadah hujan. Berbeda dengan pro gram intensifikasi padi seperti Insus dan Supra Insus, pendekatan model PTT bukan merupakan paket teknologi, tetapi merupakan pendekatan untuk pemecahan masalah peningkatan produksi di daerah setempat dengan penerapan teknologi yang sesuai dan dipilih sendiri oleh petani dengan bantuan para penyuluh pertanian. Tujuan utama penerapan model PTT adalah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani melalui penerapan teknologi yang cocok untuk kondisi setempat sekaligus dapat meningkatkan hasil gabah dan mutu beras serta dapat menjaga kelestarian lingkungan. Buku petunjuk teknis model PTT padi sawah tadah hujan disusun berdasarkan pengalaman dalam penelitian dan pengembangan inovasi teknologi usahatani padi pada lahan sawah tadah hujan bersamaan pengembangan model PTT padi sawah irigasi. Buku petunjuk lapang ini dibuat/disusun untuk dipedomani oleh penyuluh pertanian dalam usaha meningkatkan produktivitas padi lahan sawah tadah hujan melalui pendekatan model PTT. Selain itu, buku ini diharapkan dapat pula dipakai sebagai pelengkap bahan pelatihan PTT padi lahan sawah tadah hujan, baik yang diselenggarakan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) maupun oleh Dinas Pertanian di daerah.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL_PTT) Padi Gogo
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2010-12-15) Prof. Dr. Ir. Baehaki S.E.; Ir. Husin M. Toha, MS, APU; Ir. M. Yamin Samaullah, MS; Dr. Sudarmaji; Dr. Suwarno; Ir. I. Putu Wardana, MSc
    Beras telah menjadi makanan pokok sebagian besar masyarakat dunia maupun masyarakat Indonesia tidak mudah digantikan oleh bahan pangan lainnya. Tingkat konsumsi beras penduduk Indonesia cukup tinggi mencapai 135 kg/kapita/tahun. Sehubungan dengan hal tersebut, peningkatan produksi beras sebagai komoditas penyangga ketahanan pangan perlu diupayakan sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Berbagai upaya yang telah dilakukan secara terstruktur dimulai pada tahun 2007 dengan program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN). Tahun 2008 dilanjutkan dengan program yang terfokus, sinergi dan terintegrasi secara vertikal maupun horizontal melalui program SL-PTT padi sawah secara menyeluruh di setiap Kabupaten/Kota. Program tersebut kemudian diperluas dengan SL-PTT Padi Gogo pada tahun 2010. Untuk menyongsong program SL-PTT Padi Gogo perlu adanya Panduan Umum pelaksanaan pengembangan padi gogo sebagai acuan pelaksanaan SL-PTT Padi Gogo di setiap Kabupaten/Kota. Panduan Umum SL-PTT Padi Gogo ini disusun berdasarkan pengalaman dalam penelitian dan pengembangan padi gogo oleh Balai Besar Penelitian Tanaman Padi pada tahun 2009 di 4 lokasi yaitu di Sindangbarang - Cianjur, Gantar - Indramayu, Cibaliung - Pandeglang dan di Randublatung - Blora. Luas panen padi gogo di Indonesia 1.1 juta ha atau hanya 8,6% dari luas panen padi sawah. Bila produktivitas padi gogo dapat dinaikan 0,5-1,5 t/ha akan berdampak positif terhadap perekonomian mikro di pedesaan dan produksi rata-rata nasional. Diharapkan dengan pengembangan SL-PTT Padi Gogo produksi padi secara nasional dan dapat di tingkatkan.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback