Browsing by Author "Ir. Agus Guswara"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- ItemPetunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah Irigasi(Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2014-12-18) Petunjuk Teknis Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) Padi Sawah Irigasi; Dr. Made Jana Mejaya; Dr. Priatna Sasmita; Ir. Agus GuswaraKementerian Pertanian telah menetapkan target 10 juta ton beras pada 2014 dan swasembada pangan berkelanjutan melalui Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN). Salah satu hal penting dalam upaya mendukung pencapaian target produksi tersebut antara lain adalah melalui penerapan pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi sawah. Sejak dikembangkan pada tahun 2002, PTT telah mulai memasyarakat. Berbeda dengan program intensifikasi padi seperti insus dan supra insus sebelumnya, PTT bukan hanya semata-mata sebagai suatu teknologi atau paket teknologi tetapi juga merupakan pendekatan dalam pemecahan masalah produksi di daerah setempat, dengan menerapkan teknologi yang sesuai dan dipilih sendiri oleh petani dengan bantuan para penyuluh pertanian di lapangan. Tujuan penerapan PTT adalah meningkatkan pendapatan petani melalui penerapan teknologi adaptif terhadap kondisi setempat (spesifik lokasi) yang dapat meningkatkan hasil gabah dan mutu beras serta menjaga kelestarian lingkungan. Buku petunjuk lapang PTT ini merupakan penyempurnaan dari buku PTT padi sawah irigasi yang diterbitkan pada tahun 2007 yang disusun berdasarkan hasil penelitian dan pengalaman pengembangan PTT padi sawah diberbagai daerah. Buku ini diperuntukkan bagi para penyuluh dan petugas pertanian terkait sebagai pedoman dalam pengembangan PTT di wilayah kerja masing-masing. Buku petunjuk ini diharapkan dapat pula dipakai sebagai pelengkap pelatihan PTT, baik yang diselenggarakan oleh Badan Litbang Pertanian maupun yang diselenggarakan oleh Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian.
- ItemPTT Padi Lahan Sawah Tadah Hujan(Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2008) Dr. Ir. Achmad Suryana; Dr. Ir. Suyamto; Ir. Husin M. Toha, MS; Dr. Hamdan Pane; Ir. M. Yamin Samaullah, MS; Dra. Triny S. Kadir; Ir. Agus GuswaraRapat koordinasi terbatas kabinet Indonesia bersatu yang dipimpin langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden RI di Departemen Pertanian pada awal Januari 2007 telah menghasilkan keputusan penting, yaitu target peningkatan produksi beras 2 juta ton pada tahun 2007 dan selanjutnya meningkat 5 % per tahun sampai tahun 2009. Untuk menindaklanjuti komitmen tersebut Depertemen Pertanian meluncurkan Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) untuk segera diimplementasikan. Salah satu program yang penting dalam upaya pencapaian target peningkatan tersebut adalah penerapan model Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) padi pada semua ekosistem termasuk ekosistem sawah tadah hujan. Berbeda dengan pro gram intensifikasi padi seperti Insus dan Supra Insus, pendekatan model PTT bukan merupakan paket teknologi, tetapi merupakan pendekatan untuk pemecahan masalah peningkatan produksi di daerah setempat dengan penerapan teknologi yang sesuai dan dipilih sendiri oleh petani dengan bantuan para penyuluh pertanian. Tujuan utama penerapan model PTT adalah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani melalui penerapan teknologi yang cocok untuk kondisi setempat sekaligus dapat meningkatkan hasil gabah dan mutu beras serta dapat menjaga kelestarian lingkungan. Buku petunjuk teknis model PTT padi sawah tadah hujan disusun berdasarkan pengalaman dalam penelitian dan pengembangan inovasi teknologi usahatani padi pada lahan sawah tadah hujan bersamaan pengembangan model PTT padi sawah irigasi. Buku petunjuk lapang ini dibuat/disusun untuk dipedomani oleh penyuluh pertanian dalam usaha meningkatkan produktivitas padi lahan sawah tadah hujan melalui pendekatan model PTT. Selain itu, buku ini diharapkan dapat pula dipakai sebagai pelengkap bahan pelatihan PTT padi lahan sawah tadah hujan, baik yang diselenggarakan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) maupun oleh Dinas Pertanian di daerah.