Browsing by Author "Indraningsih, K.S."
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemImplementasi Diseminasi Inovasi Pertanian dalam Perspektif Penyuluh(2015-11-10) Sejati, Wahyuning K.; Indraningsih, K.S.Permasalahan yang dihadapi sektor pertanian terkait diseminasi inovasi, yaitu tidak semua penyuluh mempunyai kemampuan untuk mencari, menelusuri, bahkan mengunduh informasi dari berbagai sumber dan mengolahnya menjadi informasi yang dibutuhkan untuk disampaikan kepada petani. Tujuan kajian ini untuk mengevaluasi implementasi diseminasi inovasi pertanian sebagai upaya memenuhi kebutuhan dan kepentingan petani, dilihat dari perspektif penyuluh. Penelitian dilakukan pada tahun 2014 di tiga provinsi, yaitu Banten, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Responden penelitian adalah penyuluh, baik penyuluh pemerintah, penyuluh swasta, maupun penyuluh tenaga harian lepas (THL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penyuluh menyatakan kompetensi penyuluh telah mampu mengidentifikasi kebutuhan inovasi. Pada penyuluh THL, pemahaman tentang pelaksanaan penyuluhan masih terbatas. Keterbatasan yang dialami penyuluh dalam melaksanakan tugasnya untuk mendiseminasikan inovasi pertanian antara lain kurang mendukungnya alat transportasi penyuluh, tidak atau belum memadainya berbagai sarana dan prasarana, serta metode pendukung pelaksanaan diseminasi inovasi pertanian. Penelusuran kebutuhan inovasi dilakukan melalui forum komunikasi (temu lapang, temu teknis, dan urun rembug petani), kaji terap di lahan petani, serta demonstrasi plot dengan melibatkan peran aktif petani, selain melengkapi wawasan pengetahuan dan keterampilannya melalui studi literatur. Dalam menyinergikan kebutuhan inovasi pertanian di tingkat petani, penyuluh perlu memiliki kompetensi atau kemampuan, baik dalam aspek manajemen, mampu memahami masalah alam, lingkungan, dan sosial kemasyarakatan di wilayah, serta mampu menggali informasi melalui interaksi dengan petani. Inovasi pertanian yang dihasilkan lembaga penelitian seharusnya tidak hanya bertumpu pada pengembangan ilmu pengetahuan saja, namun juga perlu mencermati kebutuhan petani sebagai pengguna akhir melalui kegiatan umpan balik antara peneliti, widyaiswara, penyuluh, dan petani.