Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Holid, Idam"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    UJI KETAHANAN GALUR JAMBU METE TERHADAP HAMA Helopeltis sp. (Hemiptera: Miridae)
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2022-05) Haryudin, Wawan; Rizal, Molide; Rostiana, Otih; Holid, Idam; Sukandi, Kanda
    Salah satu penyebab rendahnya produktivitas jambu mete di sentra produksi yaitu adanya serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), terutama hama pengisap pucuk Helopeltis sp. (Hemiptera: Miridae). Upaya pengendalian dapat dilakukan dengan penggunaan varietas tahan. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikampek, dari Bulan Januari-Desember 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketahanan jambu mete hasil persilangan (F1) terhadap Helopeltis sp. dengan menggunakan metode uji pilihan bebas (free-choise test). Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dan diulang 2 kali. Sebanyak 50 galur jambu mete hasil persilangan yang diperbanyak dengan cara penyambungan, ditempatkan di dalam kurungan dalam posisi melingkar. Jumlah tanaman pada masing-masing kurungan adalah 23 galur. Sebanyak 5 pasang imago Helopeltis sp. yang telah dipuasakan selama 2 jam dimasukkan dan diletakkan di bagian tengah kurungan. Pengamatan dimulai 2 hari setelah infestasi Helopeltis sp., diulang setiap 3 hariselama 1 bulan atau diberhentikan jika serangganya mati. Parameter yang diamati meliputi jumlah telur yang diletakan, jumlah telur menetas, jumlah Helopeltissp. yang hinggap, intensitas serangan, jumlah tunas dan jumlah daun yang tumbuh serta lama masa pemulihan. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 23 galur toleran terhadap Helopeltis sp., yaitu nomor: 2.1, 5.3, 6.4, 7.1, 7.3, 8.1, 9.1, 10.3, 11.4, 13.3, 13.4, 14.1, 15.1, 17.1, 18.1, 19.1, 19.3, 21.1, 21.3, 22.3, 22.4, 24.1, dan 25.4. Intensitas serangan sebanyak 10–87,5 %. Pada saat pemulihan pertumbuhan tunas mencapai 1-4 tunas dan daun sebanyak 2-11 helai. Masa pemulihan terjadi selama 10-14 hari. Daya hasil dari galur toleran yang diperoleh perlu pengujian lebih lanjut di lapangan.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback