Browsing by Author "Hernani"
Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
- ItemSENYAWA ANTI JAMUR DARI LENGKUAS MERAH (Alpinia galanga)(BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09) Hernani; Kusumaningtyas, Eni; AbubakarLengkuas merupakan tanaman obat yang telah lama digunakan sebagai obat penyakit kulit, seperti panu, eksem, dan kadas. Secara farınakologi ternyata ekstrak lengkuas mempunyai aktivitas antijamur. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui senyawa kimia dari lengkuas merah yang bersifat sebagai antijamur, terutama terhadap jamur Trichophyton mentagrophyte dan Microsporum canis penyebab penyakit ringworm. Metodologi yang digunakan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu pembuatan ekstrak, isolasi secara kromatografi kolom, uji aktivitas anti jamur menggunakan jamur 7. mentagrophyte dan M. canis pada media SDA (Sabaroud Dextrosa Agar) dan identifikasi senyawa kimia secara GCMS. Senyawa yang menunjukkan aktivitas antijamur adalah 1'S-1' asetoksikhavikol asetat, 1'S-1-hidroksikhavikol asetat, 1'S-1' asetok-sieugenol asetat. dan senyawa turunan fenol.
- ItemTeknologi Pengolahan dan Pengembangan Produk Olahan Daun Gambir(IAARD Press, 2020) Hernani; Hidayat, Tatang; Kailaku, Sari IntanBuku ini membahas pengolahan gambir yang baik dan benar untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan memenuhi persyaratan mutu yang ada. Selain itu, diungkap juga tentang pengembangan produk dari gambir dalam bidang pangan seperti teh daun gambir, permen jelly, instan minuman gambir, tablet hisap, sirup, granul efervesen, teh gambir dalam kemasan, bahan pengawet telur, pasta gigi, tinta serbuk mesin cetak (printer), produk kosmetik, dan pewarna alami
- ItemTEKNOLOGI PROSES PEMURNIAN EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH SECARA ADSORPSI(BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09-06) Marwati, Tri; Winarti, Christina; HernaniEkstrak daun betimbing wuluh diketahui bermanfaat sebagai obat penurun tekanan darah. Untuk meningkatkan kadar bahan aktif pada ekstrak, dapat dilakukan dengan cara pemurnian. Pada penelitian ini dilakukan pemurnian ekstrak daun belimbing wuluh secara adsorpsi. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan jenis adsorben dan eluen yang cocok pemurnian ekstrak daun belimbing wuluh. Percobaan disusun dengan Rancangan Acak Lengkap, pola faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama jenis adsorben (A); A1: florisil, A2: amberlite dan A3: silika dan faktor kedua adalah jenis eluen (B), B₁: alkohol dan B2: metanol. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa teknologı proses pemurnian secara adsorpsi yang cocok untuk ekstrak daun belimbing wuluh yaitu menggunakan jenis adsorben florisil dan jenis eluen etanol. Dengan teknologi tersebut, dihasilkan rendemen ekstrak murni dan bahan aktif tertinggi, yaitu rendemen 66,54% dan bahan aktif dietil phtalat 22,76% dan phytol 37,05%. Karakteristik ekstrak murni yang dihasilkan yaitu pH 7,37; total padatan terlarut 37,08% dan sisa pelarut 0,68%.