Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Faruq, Hilman"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    POTENSI FORMULA MINYAK CENGKEH SERAI WANGI UNTUK MENGENDALIKAN ULAT GRAYAK (Spodoptera litura) PADA TANAMAN CABAI (Capsicum frutescens L.) : Warta balittro Vol. 35 No. 70 Tahun 2018
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2018-12-01) Mardiningsih, Tri Lestari; Fitri, Indah Nur; Setyaningsih, Maryanti; Faruq, Hilman
    M inyak cengkeh dan serai Lwangi diketahui mempunyai aktivitas sebagai insektisida nabati. Pencampuran dua jenis minyak atsiri diharapkan dapat meningkatkan aktivitas insektisidanya. Penelitian bertujuan untuk menguji pengaruh formula minyak cengkeh + serai wangi terhadap mortalitas ulat grayak (Spodoptera litura) dan kerusakan tanaman inangnya (cabai). Penelitian dilakukan di rumah kaca Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor, yang disusun dalam rancangan acak kelompok, terdiri atas lima perlakuan konsentrasi formula minyak cengkeh + serai wangi (2,5; 5; 7,5; 10 ml, kontrol), dan diulang sebanyak lima kali. Parameter yang diamati adalah mortalitas larva dan intensitas kerusakan tanaman cabai. Formula minyak cengkeh + serai wangi 10 ml/I menyebabkan mortalitas larva S. litura tertinggi, yaitu 86% dan persentase rata-rata intensitas kerusakan tanaman cabai terendah (18%) selama 7 hari pengamatan.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback