Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Fahri, Anis"

Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Pengujian Galur Harapan Padi Rawa Pasang Surut Pada Lahan Dengan Kandungan Fe Tinggi
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), 2017) Fahri, Anis; H.Sinaga, Parlin; Emisari R; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)
    Pengujian galur harapan padi pasang surut pada lahan dengan kandungan Fe tinggi (224 ppm) dilaksanakan di Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, pada bulan Maret – Desember 2010. Pengujian bertujuan untuk mendapatkan galur harapan padi rawa pasang surut yang berdaya hasil tinggi dan toleran pada Fe tinggi. Rancangan penelitian yang digunakan Acak Kelompok dengan sepuluh galur harapan dengan empat ulangan. Peubah yang diamati adalah pertumbuhan vegetatif dan komponen hasil padi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa galur berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, bobot 1000 butir, dan hasil panen. Sebaliknya, galur tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah gabah bernas per malai dan jumlah gabah hampa per malai, artinya rata-rata jumlah gabah bernas dan hampa tidak berbeda antar galur. Galur-galur B10553 E-KN-KN-6-1, B11844-MR-29-71, B10219-F-TB-38-1-1, dan BP1031 F-PN-25-2-4-KN-2 agak tahan terhadap keracunan besi dengan hasil masing-masing: 3.46, 3.40. 2.71, 2.96 t/ha GKP.
  • No Thumbnail Available
    Item
    Sistem Tanam Jarwo Dan Penggunaan Varietas Unggul Baru Untuk Peningkatan Produktivitas Padi Pada Agroekosistem Lahan Sawah Pasang Surut
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), 2018) Fahri, Anis; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)
    Sistem tanam jajar legowo dan penggunaan varietas unggul baru untuk peningkatan produkstivitas padi pada agrekosistem lahan sawah pasang surut dilaksanakan di Desa Kuala Cenaku, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, pada MK, April - September 2016. Penelitian ini bertujuan mendapatkan sistem tanam padi dan varietas unggul baru yang sesuai untuk peningkatan produksivitas padi agroekosisitem lahan pasang surut Provinsi Riau. Penelitian dilakukan di lahan petani Desa Kuala Cenaku, Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Inderagiri Hulu Provinsi Riau pada agroekosistem lahan sawah pasang surut. Rancangan disusun menggunakan Rancangan Petak Terpisah, dengan 2 Faktor dan 4 ulangan. Faktor I adalah perlakuan sistem tanam (J1=Jajar Legowo 2: 1; J2=tegel). Faktor II adalah perlakuan varietas (V1=Inpara-1, V2=Inpara-3, V3=Inpara-9, V4=Ciherang). Perlakuan sistem tanam jajar legowo 2:1 ditanam dengan jarak tanam 25 cm x 12,5 cm dalam barisan dan tegel dengan jarak tanam 25 cm x 25 cm. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan sistem tanam berbeda nyata pada peubah jumlah anakan produktif, jumlah gabah permalai, bobot 1000 butir, hasil padi dan tidak berbeda nyata pada peubah tinggi tanaman dan panjang malai. Sedangkan perlakuan varietas menunjukkan berbeda nyata pada peubah tinggi tanaman, panjang malai, jumlah gabah permalai, bobot 100 butir dan hasil gabah kering panen. Sistem tanam jajar legowo menghasil 5,73 ton/ha GKP dan tegel 5,25 ton/ha GKP. Varietas Inpara-9 dan Inpara-1 memberikan hasil GKP tertinggi (5,91 ton/ha) dan 5,67 ton/ha berbeda nyata dibandingkan dengan varietas Inpara-3 (5,24 ton/ha) dan Ciherang (5,12 ton/ha).
  • No Thumbnail Available
    Item
    Sistem Tanam Jarwo dan Penggunaan Varietas Unggul Baru Untuk Peningkatan Produktivitas Padi Pada Agroekosistem Lahan Sawah Pasang Surut
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2018-12-01) Fahri, Anis
    Abstrak Sistem tanam jajar legowo dan penggunaan varietas unggul baru untuk peningkatan produkstivitas padi pada agrekosistem lahan sawah pasang surut dilaksanakan di Desa Kuala Cenaku, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, pada MK, April - September 2016. Penelitian ini bertujuan mendapatkan sistem tanam padi dan varietas unggul baru yang sesuai untuk peningkatan produksivitas padi agroekosisitem lahan pasang surut Provinsi Riau. Penelitian dilakukan di lahan petani Desa Kuala Cenaku, Kecamatan Kuala Cenaku Kabupaten Inderagiri Hulu Provinsi Riau pada agroekosistem lahan sawah pasang surut. Rancangan disusun menggunakan Rancangan Petak Terpisah, dengan 2 Faktor dan 4 ulangan. Faktor I adalah perlakuan sistem tanam (J1 = Jajar Legowo 2:1; J2 = tegel). Faktor II adalah perlakuan varietas (V1 = Inpara-1, V2 = Inpara-3, V3 = Inpara-9, V4 = Ciherang). Perlakuan sistem tanam jajar legowo 2:1 ditanam dengan jarak tanam 25 cm x 12,5 cm dalam barisan dan tegel dengan jarak tanam 25 cm x 25 cm. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan sistem tanam berbeda nyata pada peubah jumlah anakan produktif, jumlah gabah permalai, bobot 1000 butir, hasil padi dan tidak berbeda nyata pada peubah tinggi tanaman dan panjang malai. Sedangkan perlakuan varietas menunjukkan berbeda nyata pada peubah tinggi tanaman, panjang malai, jumlah gabah permalai, bobot 1500 butir dan hasil gabah kering panen. Sistem tanam jajar legowo menghasil,73 ton/ha GKP dan tegel 5,25 ton/ha GKP. Varietas Inpara-9 dan Inpara-1 memberikan hasil GKP tertinggi (5,91 ton/ha) dan 5,67 ton/ha berbeda nyata dibandingkan dengan varietas Inpara-3 (5,24 ton/ha) dan Ciherang (5,12 ton/ha). Abstract Jarwo cropping systems and the use of new varieties to increase the productivity of rice in the tidal land agrekosistem held in the village of Kuala Cenaku, District of Kuala Cenaku, Indragiri Hulu, Riau Province, on dry season from April to September 2016. The aim of this study was to get rice and new superior varieties to increase rice productivity in tidal agroecosisitem Riau Province. The study was conducted in farmers’ fields Kuala Cenaku Village, District Kuala Cenaku Inderagiri Hulu district in Riau Province agroekosistem tidal wetland. The research was arranged by using Split Plot Design, with 2 factors and 4 replications. Factor I was planting system (J1 = Jajar Legowo 2: 1; J2 = row tile). Factor II was varieties (V1 = Inpara-1, V2 = Inpara-3, V3 = Inpara-9, V4 = Ciherang). Treatment of 2: 1 legowo legowo planting system was planted with spacing of 25 cm x 12.5 cm in rows and rows of tiles with spacing of 25 cm x 25 cm. The results showed that the legowo was significantly different in the number of productive tillers, the number of grains per panicle, the weight of 1000 grains, yield and did not significantly different on the plant height variables and panicle length. The varieties treatment showed significant difference in plant height variables, panicle length, number of grains of proboscis, weight of 100 grains and dry grain yield harvest. Legowo planting system produces 5.73-ton GKP/ha and 5.25-ton GKP /ha square planting system. Inpara-9 and Inpara-1 gave the highest yield (5,91 ton /ha GKP and 5.67-ton GKP/ ha) significantly different compared to Inpara-3 (5.24ton GKP / ha) and Ciherang (5,12-ton GKP /ha).

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback