Browsing by Author "Faesal"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- ItemJagung Berbiji Putih sebagai Bahan Pangan Pokok Alternatif(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2014-09-23) M. Yasin HG; Wem Langgo; FaesalJagung biji putih dapat berperan sebagai bahan pangan pokok alternatif, karena penampilan fisiko kimia dan rasanya lebih mirip dengan beras. Jagung putih tidak mengandung pigment carotenoid yang mencirikan perbedaannya dengan jagung kuning. Varietas jagung putih yang telah dilepas Badan Litbang Pertanian terdiri dari varietas bersari bebas (opv) yaitu Anoman 1, Srikandi Putih 1, dan varietas hibrida yaitu Bima Putih 1 dan Bima Putih 2. Varietas Anoman 1 memiliki sifat toleran cekaman kekeringan, dan varietas Srikandi Putih 1 mengandung nutrisi tinggi yaitu kandungan asam amino lisin dua kali lisin jagung biasa, dapat dimanfaatkan untuk pangan anak balita sebagai upaya mengatasi kekurangan protein. Jagung putih Anoman 1 mengandung karbohidrat menyamai beras dan gandum. Pengembangan luas areal tanaman varietas unggul jagung putih disertai pemupukan dapat meningkatkan produksi hingga tiga kali lipat produksi jagung putih varietas lokal, pada luas areal yang sama. Prosedur dan teknik perakitan varietas jagung putih sama seperti pada jagung kuning. Kelompok tani dapat berperan sebagai penangkar benih jagung putih varietas bersari bebas (opv). Untuk jangka pendek, petani skala kecil disarankan menanam varietas bersari bebas, tetapi apabila pasar jagung putih telah berkembang, varietas hibrida cukup layak untuk dianjurkan. Potensi hibrida jagung biji putih Bima Putih 1 dan Bima Putih 2 mencapai hasil 10 t/ha. Apabila jagung putih dipopulerkan sebagai bahan pangan pokok nasional, swasembada pangan nasional mudah dicapai.
- ItemPembentukan Varietas Jagung Komposit Kaya Vitamin Provit A1 dan Provit A2(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2012-10-15) M. Yasin HG; Syahrir Masíud; FaesalPembentukan varietas komposit jagung dapat dilakukan melalui perbaikan dalam populasi dan perbaikan antarpopulasi. Hasil maksimal dapat dicapai jika dilakukan peningkatan secara berdaur (siklus) melalui pembentukan famili, evaluasi antarfamili, dan penggabungan sifat terbaik melalui saling-silang antarfamili terpilih. Jagung komposit provit A adalah jagung kaya vitamin A atau beta karoten, yakni 8-15 µg/g sampel, jagung biasa mengandung 1,0 µg/g sampel, yang telah dilepas oleh Menteri Pertanian dengan nama varietas ProvitA1 dan Provit A2. Potensi hasil kedua varietas 17-22% lebih tinggi dibanding varietas komposit lain, dan mampu menghasilkan 6,0-7,0 t/ha. Peranan beta karoten adalah mencegah buta senja. Jagung varietas provit A dianjurkan dikembangkan pada lahan marginal yang masyarakatnya teridentifikasi kurang gizi, utamanya di wilayah timur Indonesia. Olahan sebagai makanan dapat disajikan dalam bentuk rebusan biji segar, biskuit, serelak, kerupuk, atau tepung subtitusi terigu. Diperlukan kebun benih sumber yang terisolasi sebagai beta carotene centre yang terisolasi, di samping sebagai sumber pelatihan teknik perbenihan juga sebagai pusat informasi penyuluhan dan SL-PTT jagung.