Browsing by Author "E. Sutedi"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- ItemPengaruh Interval Potong terhadap Produktivitas dan Kualitas Tanaman Bangun-Bangun (Coleus amboinicus L.) sebagai Komoditas Harapan Pakan Ternak(Balai Penelitian Ternak, 2011) Sajimin; N.D. Purwantari; E. Sutedi; OyoTanaman bangun-bangun (Coleus amboinicus Lour) adalah salah satu jenis tanaman yang umum dikonsumsi oleh ibu-ibu di daerah Sumatera Utara untuk meningkatkan air susu. Daun tanaman memiliki zat gizi tinggi antara lain besi dan karoten. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari produktivitas tanaman bangun-bangun pada interval pemotongan yang berbeda. Rancangan percobaan acak lengkap dengan perlakuan umur potong 30, 40, 50 dan 60 hari dengan 10 ulangan. Data yang diukur produksi hijauan segar dan kering, kandungan protein kasar, Cu, Zn dan B pada awal, pertengahan dan akhir percobaan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa interval potong berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap produksi hijauan. Total produksi tertinggi pada interval potong 60 hari (34,1 g/tanaman) dan terendah pada interval potong 50 hari (19,6 g/tanaman). Demikian juga kandungan protein kasar dan unsur Cu, Zn dan B tertinggi pada interval potong 60 hari. Kandungan protein kasar pada interval pemotongan 60 hari berkisar 12,31-15,59%.
- ItemProduktivitas Tanaman Pakan Indigofera sp. pada Tingkat Cekaman Kekeringan dan Interval Pemangkasan Berbeda(Balai Penelitian Ternak, 2012) Iwan Herdiawan; E. SutediPenelitian bertujuan untuk mengetahui sejauh mana interaksi antara cekaman kekeringan dan interval pemangkasan terhadap produktivitas tanaman pakan Indigofera sp. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 2, faktor pertama adalah tanpa cekaman (100% KL), cekaman sedang (50% KL), dan cekaman berat (25% KL), dan faktor kedua adalah interval pemangkasan 60 hari dan 90 hari, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Peubah yang diamati adalah produksi biomasa, dan nisbah daun dengan ranting. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi yang nyata (P < 0,05) antara cekaman kekeringan dan interval pemangkasan terhadap produktivitas tanaman pakan Indigofera sp. Produksi biomasa Indigofera sp. tertinggi (424,47 g/pot), dicapai pada kombinasi perlakuan tanpa cekaman kekeringan 100% KL dan interval pemangkasan 90 hari, sedangkan terendah (184,55 g/pot) dicapai pada kombiasi perlakuan cekaman kekeringan berat 25% KL dan interval pemangkasan 60 hari. Nisbah daun dan ranting tertinggi (1,47) dicapai pada kombinasi perlakuan cekaman kekeringan berat 25% KL dan interval pemangkasan 60 hari dan terendah (1,05) dicapai pada kombinasi perlakuan tanpa cekaman 100% KL dan interval pemangkasan 90 hari. Pemangkasan dengan interval 90 hari menghasilkan produksi biomasa lebih tinggi dibandingkan dengan interval pemangkasan 60 hari.