Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "E. Suhartatik"

Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Pemupukan Padi Sawah Spesifik Lokasi
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2008-12-16) S. Abdulrachman; E. Suhartatik; A. Kasno; D. Setyorini
    Penuntun latihan Pemupukan Padi Sawah Spesifik Lokasi disusun dalam bentuk modul agar lebih mudah dipahami oleh pembaca. Dalam buku ini dibahas cara-cara penentuan takaran dan waktu aplikasi pupuk pada berbagai kondisi lahan dengan mempertimbangkan masukan hara pada lahan sawah. Teknologi yang diuraikan dalam buku ini antara lain (1) penentuan takaran dan waktu aplikasi pupuk N berdasar pembacaan Bagan Warna Daun (BWD); (2) penentuan takaran dan waktu aplikasi pupuk P dan K menggunakan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS) dan Uji Respon Hasil dengan Petak Omisi; dan (3) penggunaan bahan organik sebagai pupuk. Informasi di atas merupakan pelengkap atau penjelasan operasional dari Peraturan Menteri Pertanian No. 40/2007 tentang Rekomendasi Pemupukan N, P, K padi sawah spesifik lokasi. Pemupukan padi sawah spesifik lokasi merupakan bagian dari Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dan menjadi masukan teknologi penting pada program peningkatan produksi beras nasional (P2BN). Penyediaan modul pemupukan padi sawah ini sejalan dengan perlunya bahan latihan dan praktek untuk program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) yang sudah dimulai sejak awal 2008 secara berjenjang dari tingkat nasional, tingkat provinsi, kabupaten dan kecamatan, sampai ke tingkat kelompok tani. Kami berharap informasi yang disajikan dalam buku ini dapat dijadikan standar rujukan pelatihan pemupukan padi. Namun demikian, sesuai dengan perkembangan informasi tentang pemupukan padi, penyempurnaan ke arah penggunaan pupuk yang lebih efisien dan atau lebih praktis akan terus diupayakan. Kami mengharapkan dan menghargai saran dan masukan dari para akademisi, peneliti, penyuluh pertanian, praktisi, dan petani untuk penyempurnaan buku ini.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Silikon: Hara Penting pada Sistem Produksi Padi
    (Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2007-12-16) A.K. Makarim; E. Suhartatik; A. Kartohardjono
    Silikon (Si) banyak terkandung pada tanaman graminae, seperti padi, jagung, dan tebu, terutama di permukaan daun, batang, dan gabah (padi). Tanaman kahat Si menyebabkan ketiga organ tanaman di atas kurang terlindungi oleh lapisan silikat yang kuat, akibatnya: (1) daun tanaman lemah terkulai, tidak efektif menangkap sinar matahari, sehingga produktivitas tanaman rendah/tidak optimal; (2) penguapan air dari permukaan daun dan batang tanaman dipercepat, sehingga tanaman mudah layu atau peka terhadap kekeringan; (3) daun dan batang menjadi peka terhadap serangan penyakit dan hama; (4) tanaman mudah rebah; dan (5) kualitas gabah (padi) berkurang karena mudah terkena hama dan penyakit. Akibatnya, hasil optimal tanaman tidak tercapai, kestabilan hasil rendah (fluktuatif) dan mutu produk rendah. Penggunaan kembali Si yang dahulu selalu diperhatikan pada budi daya padi, baik di luar negeri maupun di dalam negeri, hampir dapat dipastikan akan meningkatkan produktivitas, kestabilan dan kualitas hasil padi. Memopulerkan kembali penggunaan pupuk silikat pada tanaman padi saat ini sangat tepat, seiring dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan produksi padi nasional sebesar 5%, dimana pemanfaatan lahan-lahan suboptimal, lahanlahan endemik hama dan penyakit, serta lahan optimal dengan penggunaan pupuk N dosis tinggi semakin meluas dan intensif. Lahan-lahan tersebut me- merlukan tambahan silikat.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback