Browsing by Author "Dwimahyani, Ita"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- ItemPemanfaatan Teknik Nuklir Pada Tanaman Padi(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2008-06-01) Mugiono; Dwimahyani, Ita; HaryantoAbstrak Pemanfaatan teknik nuklir dalam bidang pertanian, khususnya melalui iradiasi sinar gamma untuk pemuliaan tanaman, telah menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas peranan dan dampak aplikasi teknik nuklir dalam pembentukan varietas unggul tanaman padi (Oryza sativa L.). Melalui metode induksi mutasi, teknik ini mampu meningkatkan keanekaragaman genetik tanpa merusak karakter unggul lokal yang sudah ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan iradiasi nuklir berhasil menghasilkan galur mutan padi yang memiliki produktivitas tinggi, umur panen lebih genjah, serta ketahanan yang lebih baik terhadap cekaman biotik (seperti hama wereng dan penyakit hawar daun bakteri) dan abiotik (seperti kekeringan dan salinitas). Dengan demikian, pemanfaatan teknik nuklir memberikan kontribusi signifikan dalam mempercepat proses pemuliaan tanaman padi guna mendukung kedaulatan pangan berkelanjutan. Abstract The utilization of nuclear techniques in agriculture, particularly through gamma ray irradiation for plant breeding, has become an effective strategy to enhance food security. This study aims to review the role and impact of nuclear technology applications in developing superior rice cultivars (Oryza sativa L.). Through mutation induction methods, this technique increases genetic diversity without disrupting existing desirable local traits. The findings indicate that nuclear irradiation successfully produces mutant rice lines with high yields, shorter maturity periods, and enhanced resistance to biotic stresses (such as brown planthopper and bacterial leaf blight) as well as abiotic stresses (such as drought and salinity). Consequently, the application of nuclear techniques contributes significantly to accelerating the rice breeding process in support of sustainable food sovereignty
- ItemPerbaikan Varietas Padi Dengan Teknik Mutasi di Indonesia(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2009-07-24) Mugiono,; Dwimahyani, ItaAbstrak Mutasi adalah segala macarn tipe perubahan genyang mengakibatkan perubahan kenampakan fenotipe yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Penggunaan teknik mutasi dalam pemuliaan tanaman untuk rnemperbaiki varietas padi telah dilakukan di Indone- Sia sejak tahun 1972. Benih padi varietas Pelita VI, Seratus Malam, Cisadane, IR64, dan Cisantana diradiasi dengan sinar gamma dari 60Co dengan dosis 10 - 40 kGy. Pada generasi Ma dilakukan seleksi terhadap kadar protein, umur genjah, tinggi tanaman, ketahanan terhadap hama wereng Cokelat dan penyakjt hawar daun serta Sifat 13 agronomi yang lain. Dari hasil seleksi yang dilakukan telah diperoleh sejumlah mutan yang mempunyai Sifat kadar protein tinggi, umur genjah, tanaman pendek, tahan terhadap hama wereng cokelat dan tahan penyakit hawar daun. Setelah melalui pemurnian dan uji adaptasi, beberapa galur mutan dapat dilepas sebagai varietas unggul baru. Galur mutan pendek dan varietas padi hasil mutasi yang telah dilepas juga telah digunakan sebagai tetua dalam program pesilangan. Sampai saat ini 15 galur mutan padi telah dilepas sebagai varietas unggul baru dengan narna Atomita- I, Atomita.2, Atomita-3, Atomita- 4, Situgintung, Cilosari, Mayang, Woyla, Meraoke, Winongo, Kahayan, Diah Suci, Mira-I, dan Bestari. Abstract The Improvement of Rice Varieties by Mutation Techniques in Indonesia. Mutation is any types of change on heritable material which effect on changes of phenotype inherited in one generation to next generation. The used of mutation techniques in plant breeding for improvement of rice varieties has been conducted in Indonesia since 1972. Seeds of Pelita I/I, Seratus Malam, Cisadane, IR64, and Cisantana varieties had been treated by 60Co gamma rays with doses of 10 - 40 krad. In the M2 generation, selection for high protein content, early maturity, plant height, resistance to brown planthopper and bacterial leaf blight disease and some agronomic characters were conducted. Some of mutant which are high protein content, early maturity, semi dwarf, and resistant to brown planthopper and bacterial leaf blight disease were found in the selection. After undergoing purification and yield trial adaptation test, some of mutant lines could be released as new varieties. Semi dwarf mutant lines and some of released varieties were also used as parent varieties in the rice cross breeding pro. gram. Up to now 15 mutant lines have been released as new varieties under the named Aotmita-I, Atomita-2, Atomita•3, Atomita-4, Cilosari, Situgintung, Woyla, Khahayan, Meraoke, Winongo, Mayang, Yuwono, Diah Suci, Mira-I and Bestari.