Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Didik Harnowo Et al."

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Prinsip-Prinsip Produksi Benih Kedelai
    (Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, 2015) Didik Harnowo Et al.
    Buku pedoman ini membahas Prinsip-Prinsip Produksi Benih Kedelai yang diterbitkan oleh Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) pada tahun 2015 guna mendukung pencapaian swasembada kedelai nasional. Buku ini disusun sebagai acuan teknis bagi instansi perbenihan dan penangkar dalam memproduksi benih bermutu yang memenuhi prinsip "enam tepat", mengingat pemakaian benih bersertifikat di tingkat petani baru mencapai sekitar 30%. Ruang lingkup bahasan mencakup alur perbanyakan kelas benih—mulai dari benih penjenis (BS), benih dasar (BD/FS), benih pokok (BP/SS), hingga benih sebar (BR/ES)—serta teknik budidaya komprehensif, pengelolaan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), dan penyakit tanaman. Pemeliharaan mutu genetik ditekankan melalui tindakan roguing (pembersihan tipe simpang) pada fase juvenil, berbunga, dan masak fisiologis. Selain itu, penerapan teknologi pascapanen yang tepat seperti pemanenan saat 95% polong matang, perontokan mekanis dengan silinder maksimal 400 rpm, pembersihan, sortasi (seed-to-seed), serta penyimpanan ideal menjadi kunci utama untuk mempertahankan viabilitas dan mutu fisiologis benih kedelai secara berkelanjutan.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback