Browsing by Author "Danang Atmadi"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemInfografis Penerapan Pipa Kapiler Sebagai Sarana Penyiraman Tanaman(SMK Pertanian Pembangunan Negeri Banjarbaru, 2026-07-19) Danang AtmadiKeterbatasan waktu dalam pemeliharaan tanaman serta tingginya frekuensi penyiraman manual sering kali memicu fluktuasi kelembaban tanah yang dapat mengganggu pertumbuhan optimal tanaman. Inovasi teknologi tepat guna ini dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui sistem irigasi tetes mandiri (DIY capillary pipe irrigation) memanfaatkan prinsip kapilaritas udara dan air. Sistem ini mengandalkan gaya kapilaritas, yaitu gaya tarik-menarik antarmolekul air (adhesi-kohesi), menggunakan media perantara berupa kain atau tali kaos bekas untuk mengalirkan air secara perlahan dari botol penampung ke media tanam. Metode perakitan alat peraga dan sarana ini dirancang secara sangat ekonomis dengan estimasi biaya per set sekitar $\pm$ Rp 2.000, menggunakan material ramah lingkungan dan limbah domestik yang meliputi botol bekas, gunting, kain/tali bekas, batang kayu/ajir penyangga, serta paku/solder sebagai pelubang. Prosedur pembuatan diawali dengan melubangi tutup botol bekas, memasukkan salah satu ujung kain ke dalam lubang secara kuat, mengisi botol dengan air, lalu membalikkan botol (posisi terbalik) dengan penyangga ajir kayu di dekat tanaman agar ujung kain menyentuh tanah. Hasil penerapan teknologi ini menunjukkan keunggulan langsung dalam menjaga kelembaban tanah secara stabil dan otomatis, menghemat air dan waktu, serta mengurangi risiko limpasan air maupun erosi tanah. Kendati demikian, sistem ini memiliki keterbatasan teknis seperti ketidakcocokan untuk komoditas yang membutuhkan volume air tinggi secara cepat, risiko penyumbatan kotoran pada pori kain, serta perlunya pengisian ulang berkala apabila menggunakan ukuran wadah botol yang kecil. Penggunaan inovasi ini sangat ideal diterapkan pada tanaman buah, sayur, hias, dan tanaman pot/polybag, khususnya di daerah panas atau selama musim kemarau. Sarana ini memiliki potensi pengembangan lanjutan untuk diintegrasikan dengan katup pengatur tetes otomatis (auto drip) maupun sensor kelembaban tanah berbasis notifikasi pintar guna mendukung sistem pertanian presisi skala rumah tangga maupun edukasi di sekolah. Kata Kunci: Pipa Kapiler, Irigasi Otomatis, Kapilaritas, Bahan Daur Ulang, Kelembaban Tanah.