Browsing by Author "Damiri, Ahmad"
Now showing 1 - 5 of 5
Results Per Page
Sort Options
- ItemBudidaya Kelapa dan Penyadapannya(Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Bengkulu, 1996) AR, Adeny Rozak; Damiri, Ahmad; Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian Bengkulu
- ItemBudidaya Padi Pada Lahan Rawa Lebak Di Kabupaten Mukomuko(BPTP Bengkulu, 2015-01) Damiri, Ahmad; Yartiwi, Yartiwi
- ItemKEEFEKTIFAN PELAKSANAAN PROGRAM PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) DI KWT JATI MANDIRI DESA KEBAN JATI KECAMATAN ULU MANNA – BENGKULU SELATAN(Politeknik Pembangunan Pertanian Medan, ) Fauzi, Emlan; Susanto, Tri; Damiri, Ahmad; Firison, Jhon; Kusnadi, Harwi; Ishak, Andi
- ItemKeragaan Pertumbuhan Empat Varietas Padi Sawah dengan Jarak Tanam yang Berbeda pada Sistem Tanam Jajar Legowo 2:1(Badan Standardisasi Instrumen Pertanian, 2022) Damiri, Ahmad; Harta, Linda; Mikasari, WildaSalah satu upaya peningkatan produksi padi adalah dengan penggunaan varietas unggul baru (VUB) yang memiliki potensi hasil tinggi. Kajian bertujuan untuk mengetahui produktivitas VUB padi sawah yang dibudidayakan dengan pendekatan teknologi pengelolaan tanaman terpadu (PTT), dilaksanakan pada lahan sawah seluas 5,4 ha pada bulan Maret-Juni 2020 di Desa Padang Merbau, Kecamatan Seluma Selatan, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Rancangan yang digunakan yaitu RAK dua faktor. Faktor pertama adalah jarak tanam pada sistem tanam jajar legowo 2:1 (J) yang terdiri dari (J1) jarak tanam rapat [(20 x 10) x 40 cm] dan (J2) jarak tanam renggang [(25 x 12,5) x 40 cm]; faktor yang kedua adalah varietas (V) yang terdiri dari (V1) Inpari 43, (V2) Cakrabuana Agritan, (V3) Padjadjaran Agritan, dan (V4) Siliwangi Agritan. Dari kombinasi perlakuan tersebut diulang sebanyak 12 kali. Pemupukan berdasarkan rekomendasi KATAM Terpadu Kecamatan Seluma Selatan yaitu: 100 kg/ha Urea dan 350 kg/ha NPK. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, panjang malai, Jumlah malai per rumpun, Jumlah gabah bernas per rumpun, jumlah gabah hampa per rumpun, Bobot 1.000 butir, dan Hasil per hektar. Data dianalisis dengan sidik ragam (Anova) dan uji jarak berganda Duncan (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% (α = 0.05) menggunakan program SAS 6.8. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kombinasi antara jarak tanam dan varietas berpengaruh terhadap: a) panjang malai, b) jumlah malai per rumpun, c) jumlah gabah bernas per rumpun, d) jumlah gabah hampa per rumpun, dan e) hasil per hektar. Kombinasi antara jarak tanam rapat dengan varietas Inpari 43, menunjukkan hasil tertinggi (5,54), tidak berbeda dengan kombinasi antara jarak tanam renggang dengan varietas Inpari 43 (5,27), tidak berbeda nyata dengan kombinasi antara jarak tanam renggang dengan varietas Siliwangi Agritan (5,05). Kombinasi antara jarak tanam rapat dengan varietas Inpari 43 berbeda nyata dengan kombinasi lainnya.
- ItemUJI ADAPTASI BEBERAPA VARIETAS UNGGUL BARU (VUB) PADI SAWAH DI KABUPATEN BENGKULU UTARA PROVINSI BENGKULU(BB Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 2016-05-31) Damiri, Ahmad; Yartiwi; Oktavia, Yulie; Firison, Jhon; BPTP JambiVarietas unggul baru (VUB) adalah komponen teknologi yang paling mudah di adopsi oleh petani. Proses penyebaran VUB relatif cepat jika VUB tersebut dapat beradaptasi dengan baik pada daerah tertentu, akan tetapi tidak semua VUB mampu memberikan hasil yang tinggi pada kondisi lingkungan yang sama. Tujuan pengkajian adalah untuk memperoleh varietas yang adaptif di lokasi pengujian varietas berdasarkan keragaan tanaman dan produktivitas yang dicapai pada beberapa VUB padi sawah seperti Inpari 27, 28, 29 dan Inpari 30 melalui teknologi PTT.Pengujian dilakukan pada lahan sawah irigasi di Desa Taba Tembilang, Kecamatan Argamakmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2015. Rancangan yang digunakan dalam pengkajian adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal yaitu varietas padi Inpari yang terdiri dari 4 jenis yaitu Inpari 27, 28, 29 dan 30 yang masing-masing diulang sebanyak 6 kali.Teknologi yang diterapkan adalah komponen PTT padi sawah. Data yang dikumpulkan yaitu data pertumbuhan tanaman dan komponen hasil. Data dianalisis dengan analisis sidik ragam (ANOVA) dan diuji lanjut dengan DMRT untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa keempat varietas yang di ujikan yaitu Inpari 27, 28, 29 dan 30 dapat beradaptasi dengan baik, hal ini terlihat pada rerata berat 1000 butir dan produktivitas GKP per ha yaitu untuk berat 1000 butir rata-rata pada varietas Inpari 27, 28, 29 dan 30 yaitu 25,53 g, 26,82 g, 25,50 g, dan 27,43 g. Sedangkan produktivitas masing-masing varietas adalah 6,50 t/ha, 6,46 t/ha, 6,75 t/ha dan 6,70 t/ha.