Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "DEWI SAFITRI"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    PEMELIHARAAN TANAMAN MELON (Cucumis melo L.) HIDROPONIK SISTEM IRIGASI TETES DI INKUBATOR AGRIBISNIS (IA) BALAI BESAR PELATIHAN PERTANIAN (BBPP) LEMBANG
    (2025-08-10) DEWI SAFITRI
    Melon (Cucumis melo L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat, baik untuk konsumsi skala lokal maupun (Zhang et al., 2021). Melon diminati oleh berbagai kalangan masyarakat karena rasanya yang manis, teksturnya yang segar, serta kandungan nutrisinya yang baik untuk kesehatan (Desai et al., 2022). Namun demikian, proses budidaya melon secara konvensional seringkali menghadapi berbagai kendala, antara lain kualitas lahan yang semakin menurun, ketersediaan air yang terbatas, serta serangan hama dan penyakit yang dapat menurunkan produktivitas. Sejalan dengan perkembangan teknologi di bidang pertanian, sistem budidaya secara hidroponik mulai banyak diterapkan sebagai solusi inovatif. Hidroponik merupakan metode penananaman tanpa menggunakan media tanah, di mana nutrisi diberikan melalui larutan yang disalurkan langsung ke akar tanaman. Salah satu teknik yang banyak dikembangkan saat ini adalah sistem irigasi tetes, di mana air dan nutrisi diberikan secara perlahan dan teratur langsung ke zona perakaran tanaman secara otomatis. Teknik ini terbukti meningkatkan efisiensi penggunaan air dan memperkecil risiko kekurangan atau kelebihan nutrisi, sehingga pertumbuhan dan hasil panen melon menjadi lebih optimal.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback