Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Christina Winarti"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    BEPERGIAN DI JEPANG? UEENAKK TENAAANN : Warta Balittro No.48 Tahun 2004
    (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, 2004-01-01) Christina Winarti
    Fukiage homen, Nagoya eki yuki des. Begitu terdengar suara sapaan dari tape recorder begitu kita menginjakkan kaki di bus kota yang mengatakan bahwa bus berhenti di stasiun Nagoya via Fukiage. Selanjutnya akan ada pemberitahuan setiap halte yang dilewati baik dari suara di tape maupun tertulis di display di depan dalam bahasa Jepang/kanji dan romawi. Kita tinggal menekan bel saja begitu halte yang kita tuju disebut, maka sopir bus akan membuka pintu keluar. Itu baru salah satu kemajuan teknologi yang ada di bus kota di Jepang. Kita semua tentu sudah mahfum dengan kemajuan teknologi di negeri sakura. Dari perlengkapan rumah tangga sampai yang namanya kereta super cepat terbaru, shin shinkansen, yang berkecepatan sampai 400 an km/jam sudah sering kita dengar Fukiage homen, Nagoya eki yuki des. Begitu terdengar suara sapaan dari tape recorder begitu kita menginjakkan kaki di bus kota yang mengatakan bahwa bus berhenti di stasiun Nagoya via Fukiage. Selanjutnya akan ada pemberitahuan setiap halte yang dilewati baik dari suara di tape maupun tertulis di display di depan dalam bahasa Jepang/kanji dan romawi. Kita tinggal menekan bel saja begitu halte yang kita tuju disebut, maka sopir bus akan membuka pintu keluar. Itu baru salah satu kemajuan teknologi yang ada di bus kota di Jepang. Kita semua tentu sudah mahfum dengan kemajuan teknologi di negeri sakura. Dari perlengkapan rumah tangga sampai yang namanya kereta super cepat terbaru, shin shinkansen, yang berkecepatan sampai 400 an km/jam sudah sering kita dengar.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback