Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Astanto"

Now showing 1 - 3 of 3
Results Per Page
Sort Options
  • No Thumbnail Available
    Item
    Kompatibilitas Kinerja Ruang Penguji Daya Berkecambah Dengan Standard Germinator Cabinet Dalam Pengujian Mutu Benih
    (Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2010-11-18) Nugraha, Udin S.; Rasam; Astanto
    Abstract Compatibility of Room Germinator with Standard Germinator Cabinet in Seed Testing. Testing for compatibility of room germinator with standard germinator was carried out contemporaneously at Indonesian Center for Rice Research (ICRR) and Maros Cereal Research Institute (MCRI) laboratories. The testing was aimed at verifying conformity of room germinator performance to the requirements of standard germination test method. Two activities have been completed, Le. (1) modification of room germinator to improve energy efficiency, and (2) evaluation on compatibility of room germinator's functional performance with those of standard germinator. Modification in humidifier was carried out at ICRR laboratory, Sukamandi by inserting thermal insulation (styrofoam) between inner and outer walls of humidifier, and removing ones out of twos unit heater and blower, respectively. Evaluation on compatibility of room germinator functional performance was done by c by comparing the results of germination test in room germinator at MCRI laboratory to those in standard germinator at ICRR Sukamandi. Germination test at both MCRI and ICRR was carried out in accord to ISTA standard method. The results of activity (1) showed that modification on room germinator has been reducing power input by 53% from 3,250 watt to 1,540 watt without decreasing its mechanical performance. Change over time from 20 to 30 °C or vice versa, and relative humidity achieved in room germinator during 85 hours observation were conformed to standard method requirements. However, functional performance of room germinator found to be compatible only for rice and corn seed germination tests. It means MCRI laboratory has been able to produce seed germination data of rice and corn by using room germinator that comparable to those by using standard germinator cabinet. For germination data of other seeds (timothy, celery and chili) were incompatible. The most probable cause for Incompatibility were merely variation in seed analysis competence 13. and quality seed testing substrates, definitely, incompatibility problem was not caused by room germinator performance. Abstrak Pengujian ian kompatibilitas kinerja untuk memverifikasi kesesuaian kinerja mekanik dan kinerja fungsional Ruang Pengaji Daya Berkecambah (RPDB) dengan persyaratan metode pengujian days berkecambah baku (ISTA Rules), telah dilakukan di laboratorium benih BB Padi, Sukamandi dan di Balitsereal, Maros. Dua kegiatan telah dilakukan, yaitu (1) modifikasi RPBD untuk meningkatkan efisiensi energi input, dan (2) evaluasi kompatibiltas RPDB dengan Standard Germinator Cabinet (SGC) Modifikasi humidifier dilakukan di RPDB BB Padi dengan menambah insulasi termal (styrofoam) di antara dua dinding luar dan dinding dalam humidifier, serta mengurangi jumlah pemanas (heater) dan blower, masing-masing dari 2 menjadi 1 unit. Evaluasi kompatibilitas RPDB dilakukan dengan membandingkan hasil pengujian daya berkecambah dalam RPDB yang dilakukan di Balitsereal dengan hasil pengujian dalam SGC yang dilakukan di BB Padi. Untuk menekan keragaman hasil uji antar-analis Maros dan Sukamandi, cara pengujian dilakukan dengan mengikuti prosedur baku ISTA (2006), suatu metode uji yang telah terbukti memiliki reproducibility dan repeatability tinggi. Hasil pengujian kegiatan (1) menunjukkan bahwa modifikasi heater dan blower menurunkan penggunaan daya listrik, dari 3.250 watts menjadi 1.540 watts tanpa menurunkan kinerja mekanik anik RPDB. Change over time, alternast suhu 20 C/30 Catau sebaliknya, dan kelembaban yang berhasil dicapai selama periode 85 jam masih sesuai dengan persyaratan metode baku. Dari kegiatan (2) diketahui bahwa kinerja mekanik RPDB sesuai dengan persyaratan metode uji daya berkecambah baku, sehingga alat ini dapat digunakan sebagai pengganti SGC dalam pengujian daya berkecambah benih. Namun kinerja fungsional RPDB belum kompatibel sepenuhnya dengan alat uji baku (SGC) Hasil yang kompatibel baru terjadi untuk pengujian daya berkecambah benih jagung dan benih padi. Artinya, dalam pengujian benih padi dan Jagung dengan menggunakan RPDB ini, Laboratorium Balitsereal telah memberikan hasil uji yang tidak nyata berbeda dengan hasil uji menggunakan SGC. Us di laboratorium, seperti timothy, selada, seledri, dan cabal, hasil Untuk jenis benih lain yang jarang diuji ui dengan kedua alat ini tidak kompatibel. Inkompatibilitas ini disebabkan oleh keragaman kompetensi analis dalam mengevaluasi normalitas kecambah dan keragaman kualitas (sifat fisikokimiawi) substrat
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Rekayasa Lengan Penanam Tipe Empat Batang Kait Bawah untuk Padi Sawah
    (Balai Penelitian Tanaman Padi, 1999) Astanto; Djojomartono, M.; Sembiring, E. Namaken; P.A.S., Radite; Ananto, E. Eko; Balai Penelitian Tanaman Padi
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Rekayasa Lengan Penanam Tipe Empat Batang Kait Bawah Untuk Padi Sawah
    (BALAIPENELITIANTANAMAN PADI, 1999-12-25) Astanto; M. Djojomartono; E. Namaken Sembiring; Radite P.A.S.; E. Eko Ananto
    Memasuki era perdagangan bebas yang dimulai tahun 2003 untuk kawasan Asean, Indonesia dituntut meningkatkan efisiensi peningkatan produksi padi. Tanpa efisiensi, petani Indonesia akan terdesak oleh beras impor yang mungkin harganya akan lebih murah. Salah satu cara meningkatkan efisiensi produksi adalah dengan menggunakan alat mekanis, termasuk mesin penanam padi sawah. Mesin penanam padi sawah yang diimpor relatif harganya mahal, oleh karena itu mesin penanam padi sawah hendaknya dapat dibuat di dalam negeri yang kemungkinan harganya lebih murah, juga membuka lapangan kerja. Sejak tahun 1996, Balai Penelitian Tanaman Padi mulai merintis desain mesin penanam padi yang disesuaikan dengan kondisi dilakukan petani yaitu tanam pindah simetris. Isi buku ini terutama ditujukan kepada disainer mesin penanam agar berminat untuk ikut mendorong pengembangan alat dan mesin pertanian yang dapat membantu petani untuk meningkatkan efisiensi produksi. Buku ini memuat teknik desain lengan penanam padi sawah. Penanam tipe empat batang kait bawah biasanya lebih banyak digunakan pada mesin penanam tipeempat batang kait bawah biasanya lebih banyak digunakan pada mesin penanam tipe kemudi. Namun lengan penanam tipe ini dapat juga digunakan pada mesin penanam tipe jalan (walking type) dengan memodifikasi posisi pengumpan. Dengan demikian, lengan penanam tipe empat batang kait bawah dianggap fleksibel karena dapat dipasang pada mesin penanam tipe jalan maupun tipe kemudi. Semoga buku ini bermanfaat dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Balai Penelitian Tanaman Padi, di Sukamandi.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback