Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Anton Apriyantono"

Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Meraih Kembali Swasembada Beras
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2009) Anton Apriyantono; Sumarjo Gatot Irianto; Suyamto; Irsal Las; Tahlim Sudaryanto; Trip Alihamsyah
    Peningkatan harga pangan pada tahun 2008 yang dipicu Oleh peningkatan harga BBM, mendorong berbagai negara maju untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi yang tidak terbarukan. Konversi penggunaan produk tanaman serealia menjadi bahan baku energi, mendorong peningkatan harga produk sereal termasuk beras dan komoditas di pasar international. Menyikapi fluktuasi harga pangan dunia, Pemerintah berupaya mengamankan permintaan pangan dalam negeri dengan mencanang- kan akselerasi peningkatan produksi dan stok padi sejak tahun 2007 dengan sasaran pencapaian swasembada beras lestari. Berkat upaya keras para petani dan petugas pertanian serta iklim yang kondusif, di tengah meningkatnya harga beras di pasar internasional, Indonesia kembali meraih swasembada beras pada tahun 2008. Pemerintah bertekad untuk terus meningkatkan produksi beras nasional guna memantapkan swasembada beras dan meningkatkan peluang ekspor di masa-masa yang akan datang. Pencapaian swasembada beras lestari dihadapkan pada beberapa tantangan diantaranya: 1) peningkatan jumlah penduduk, 2) konversi lahan sawah produktif, 3) cekaman lingkungan sebagai dampak fenomena pemanasan global dan 4) tata perdagangan bebas dunia. Untuk mengamankan swasembada dan peluang ekspor perlu dilakukan perluasan areal panen melalui peningkatan indek pertanaman (IP) disertai dengan peningkatan produktivitas. Baik peningkatan IP maupun produktivitas menuntut inovasi teknologi baru utamanya varietas padi umur super-ultra genjah dan upaya peningkatan potensi hasil varietas baru.

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback