Browsing by Author "Amrullah, Eka Rastiyanto"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
- ItemAnalyzing rice production and consumption using a system dynamics model in East Kalimantan(Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2025-08-13) Cahyono, Tri Wahyu; Tokuda, Hiromi; Amrullah, Eka Rastiyanto; Laya, Willie SamodraKeputusan untuk memindahkan ibu kota negara Indonesia dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menimbulkan tantangan signifikan terhadap ketahanan pangan, khususnya terkait dengan menjaga keseimbangan produksi dan konsumsi beras. Penelitian ini bertujuan memprediksi keseimbangan permintaan dan pasokan beras di IKN sampai 2030. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan sistem dinamik untuk memperkirakan dampak pemindahan IKN terhadap dinamika konsumsi dan pasokan beras. Dengan menganalisis proyeksi migrasi penduduk dan faktor ekonomi, penelitian ini memperkirakan peningkatan permintaan beras akibat masuknya penduduk ke Kalimantan Timur. Hasil analisis menyarankan beberapa strategi untuk mengatasi kenaikan permintaan beras, antara lain dengan memanfaatkan lahan pertanian yang tidak digunakan untuk usaha tani padi, mendorong peningkatan pendapatan humah tangga, dan menerapkan kebijakan stabilisasi harga. Dengan langkah-langkah yang tepat seperti disarankan dalam analisis ini, Kalimantan Timur dapat secara substansial mengurangi ketergantungannya pada perdagangan beras dari daerah lain dan meningkatkan ketahanan pangan keberlanjutan. Selain itu, hasil penelitian ini merekomendasikan pentingnya upaya kolaboratif dengan daerah penghasil beras lainnya di Pulau Kalimantan dan wilayah sentra produksi beras di Indonesia untuk lebih memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Timur. The decision to relocate the capital of Indonesia from Jakarta to Ibu Kota Nusantara (IKN), in East Kalimantan poses significant challenges to food security, particularly concerning maintaining a balance between rice production and consumption. This study aims to predict the balance between rice demand and supply in the IKN area until 2030. This study uses a dynamic systems approach to estimate the impact of the IKN relocation on the dynamics of rice consumption and supply. By analyzing projected population migration and economic factors, this study estimates an increase in rice demand due to the influx of people to East Kalimantan. The study suggests several strategies to address this increase in rice demand, including optimizing agricultural land use for rice farming, promoting household income increases, and implementing price stabilization policies. With appropriate measures as suggested in this analysis, East Kalimantan can substantially reduce its dependence on rice supply from other regions and improve sustainable food security. This study emphasizes the importance of collaborative efforts with other rice-producing regions on the island of Kalimantan and rice production centers in Indonesia to strengthen food security in East Kalimantan. DOI: https://doi.org/10.21082/akp.v23n1.2025.135-150
- ItemPeran Dan Kontribusi Hand Tractor Terhadap Efisiensi Usahatani Di Banten(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), 2017) Amrullah, Eka Rastiyanto; Kardiyanto, Eko; Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi)Alat dan mesin pertanian merupakan salah satu aspek yang berperan penting untuk mendukung pencapaian target program swasembada beras nasional. Peranan alat dan mesin pertanian menjadi sangat penting karena tuntutan kebutuhan teknologi budidaya tanaman padi. Alsintan menjadikan usahatani padi menjadi lebih efesien dalam hal penghematan penggunaan air, tenaga kerja dan peningkatan intensitas pertanaman (IP), Semakin meningkatnya jumlah tanaman per satuan luas dan waktu menjadikan tanaman pangan sebagai salah satu komoditas unggulan di Provinsi Banten. Oleh karena itu, pembangunan pertanian perlu didukung oleh mekanisasi pertanian berupa alat dan mesin pertanian. Jumlah Hand tractor yang tersebar di Provinsi Banten mencapai 6.219 unit perlu dikaji peran dan kontribusinya terhadap efisiensi usahatani padi di Provinsi Banten. Hasil kajian menunjukkan bahwa usahatani padi dengan menggunakan mesin hand tractor dapat mengefisienkan waktu kerja sebanyak 7,8 jam hari orang kerja pria. Berdasarkan struktur biaya, usahatani padi sawah dengan hand tractor secara keseluruhan dapat menghemat biaya sebesar Rp. 400.000 per hektar dibandingkan cara manual. Struktur biaya usahatani padi sebagian besar terjadi pada pembiayaan tenaga kerja yaitu sebesar 36% (manual) dan 34,75% (hand traktor). Penggunaan hand traktor mempunyai selisih keuntungan yang lebih baik sebesar Rp. 800.000 per hektar dan memiliki nilai B/C 1,85 lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan cara manual (B/C 1,62).