Browsing by Author "Agus, Fahmuddin"
Now showing 1 - 9 of 9
Results Per Page
Sort Options
- ItemKonservasi Tanah dan Karbon untuk Mitigasi Perubahan Iklim Mendukung Keberlanjutan Pembangunan Pertanian(IAARD Press, 2012) Agus, Fahmuddin; Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
- ItemKontribusi Lahan Sawah Terhadap Pelestarian Lingkungan(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2008-06-01) Agus, Fahmuddin; Setyanto, PrihastoAbstrak Lahan sawah tidak hanya berfungsi sebagai produsen pangan utama, tetapi juga memiliki peran multifungsi yang signifikan dalam pelestarian lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai kontribusi ekologis lahan sawah terhadap keberlanjutan lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif untuk mengompilasi data sekunder terkait fungsi ekosistem pertanian. Hasil kajian menunjukkan bahwa lahan sawah berkontribusi nyata dalam pengendalian banjir melalui kapasitas penampungan air, konservasi sumber daya air (pengisian kembali air tanah), pencegahan erosi tanah, pemeliharaan keanekaragaman hayati ekosistem lahan basah, serta pengatur mikroiklim lokal. Kendati demikian, fungsi-fungsi ekologis ini menghadapi ancaman serius dari laju alih fungsi lahan sawah menjadi kawasan non-pertanian. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan perlindungan lahan sawah berkelanjutan yang mengintegrasikan insentif ekologis dan penegakan tata ruang guna menjaga keseimbangan ekosistem. Abstract Paddy fields serve not only as primary food production systems but also play a significant multifunctional role in environmental preservation. This study aims to identify and analyse the various ecological contributions of paddy fields toward environmental sustainability. A descriptive-qualitative literature review method was employed to synthesize secondary data regarding agricultural ecosystem functions. The findings indicate that paddy fields contribute substantially to flood control through water storage capacity, water resource conservation (groundwater recharge), soil erosion prevention, preservation of wetland biodiversity, and local microclimate regulation. However, these ecological functions face severe threats from the increasing conversion of agricultural land into non-agricultural uses. Therefore, sustainable paddy field protection policies that integrate ecological incentives and spatial planning enforcement are urgently needed to maintain ecosystem balance.
- ItemLahan Gambut Indonesia: Pembentukan, Karakteristik, dan Potensi Mendukung Ketahanan Pangan(IAARD Press, 2014) Agus, Fahmuddin; Anda, Markus; Jamil, Ali; Masganti
- ItemMetode Perhitungan Mitigasi dan Serapan Gas Rumah Kaca Sektor Pertanian(Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2020) Susilawati, Helena Lina; Hervani, Anggri; Pramono, Ali; Santoso, Aprian Aji; Siregar, Adha Fatma; Al-Viandari, Nourma; Dariah, Ai; Maswar; Ariani, Ratri; Widiawati, Yeni; Zuratih; Shiddieqy, M. Ikhsan; Herliatika, Agustin; Sarah; Ariani, Miranti; Agus, FahmuddinSektor pertanian merupakan salah satu sektor yang berkomitmen untuk berkontribusi dalam memitigasi (menurunkan) emisi gas rumah kaca (GRK). Terdapat bermacam program nasional maupun daerah dalam peningkatan produksi pangan sekaligus berpotensi menurunkan emisi GRK. Kegiatan perhitungan mitigasi emisi GRK, baik nasional maupun daerah, dari sektor pertanian yang dilakukan setiap tahunnya harus memenuhi prinsip transparency, accuracy, completeness, comparability, and consistency (TACCC) sehingga diperlukan metode yang sahih untuk perhitungan. Sebagai salah satu kementerian teknis yang bertanggungjawab dalam penyediaan data sampai perhitungan emisi GRK dari sektor pertanian maka diperlukan pemahaman yang sama tentang metode perhitungan emisi GRK sektor pertanian. Didalam buku ini terdapat beberapa aksi yang berpotensi memitigasi emisi GRK serta bagaimana cara memperkirakan jumlah penurunan emisi gas rumah kaca tersebut. Semua aksi tersebut perlu dijaga sinerginya dengan adaptasi. Artinya, setiap aksi mitigasi yang akan dijalankan harus mendukung program ketahanan pangan dan harus mampu meningkatkan ketangguhan (resilience) sektor pertanian menghadapi perubahan iklim. Dengan adanya buku ini diharapkan juga akan ada konsistensi dalam perhitungan mitigasi emisi GRK pada sektor pertanian.
- ItemPelestarian Sumber Daya Lahan Tanaman Padi(Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, 2008-06-01) Agus, Fahmuddin; Setyorini, Diah; Dariah, AiAbstrak Sumber daya lahan pertanian, khususnya untuk komoditas padi, menghadapi ancaman penurunan kualitas dan penyusutan akibat alih fungsi lahan serta praktik budidaya yang tidak berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelestarian sumber daya lahan tanaman padi guna menjamin ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelestarian lahan padi memerlukan pendekatan terpadu yang mencakup penerapan teknologi pertanian berkelanjutan (seperti penggunaan pupuk organik dan pengelolaan air terpadu), perlindungan hukum terhadap alih fungsi lahan berkelanjutan, serta pemberdayaan petani local. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan petani dalam menjaga produktivitas serta kelestarian ekosistem pertanian demi masa depan ketahanan pangan Abstract Agricultural land resources, particularly for rice cultivation, face threats of quality degradation and depletion due to land-use conversion and unsustainable farming practices. This article aims to analyse strategies for preserving rice field land resources to ensure long-term national food security. The method used is a literature review with a descriptive-analytical approach. The results show that preserving rice land requires an integrated approach comprising the application of sustainable agricultural technologies (such as organic fertilization and integrated water management), legal protection against agricultural land conversion, and the empowerment of local farmers. The implications of this study emphasize the vital importance of collaboration among government, academia, and farmers to maintain agricultural productivity and ecosystem sustainability for future food security.
- ItemRoad Map Penelitian dan Pengembangan Lahan Kering(Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, 2014) Las, Irsal; Agus, Fahmuddin; Nursyamsi, Dedi; Husen, Edi; Sutriadi, Teddy; Wiratno; Syahbuddin, Haris; Jamil, Ali; Ritung, Sofyan; Mulyani, Anny; Hendrayana, Rahmat; Dariah, Ai; Suryani, Erna; Sulaeman, Yiyi; Nurida, Neneng L.; Rejekiningrum, PopiEksistensi lahan kering di Indonesia memiliki peran strategis mendukung pembangunan menuju pertanian bioindustri berkelanjutan. Peran strategis lahan kering tersebut ditunjukkan antara lain oleh potensi areal yang luas, adanya peluang untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengembangan komoditas komersial (perkebunan, hortikultura dan peternakan), dapat mengkompensasi produksi pertanian karena lahannya terdegradasi, dan karena konversi lahan. "Road Map Penelitian dan Pengembangan Lahan Kering Mendukung Pertanian Bioindustri Berkelanjutan" disusun untuk memberikan arahan secara koseptual dan komprehensif berlandaskan tag line Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian "Science. Innovation. Networks", serta memuat bahasan antara lain: (1) potensi, karakteristik dan permasalahan lahan kering; (2) state of the art pengembangan IPTEK lahan kering; (3) arah, strategi, dan road map penelitian dan pengembangan lahan kering; dan (4) konsep dan strategi pengembangan lahan kering untuk mendukung pembangunan pertanian bioindustri berkelanjutan.
- ItemSifat Fisika Tanah dan Metode Analisisnya(Balai Penelitian Tanah, 2022-08) Kurnia, Undang; Agus, Fahmuddin; Adimihardja, Abduracman; Rachman, Achmad; Sutono, S; Jelly Amalia Santri; Ratri ArianiKetepatan suatu rekomendasi pengelolaan lahan ditentukan oleh beberapa tahapan penelitian, seperti sebaran pengamatan, cara pengambilan contoh, pengangkutan, penyimpanan, analisis di laboratorium sampai kepada interpretasi dan pengolahan data. Oleh karena itu, diperlukan adanya suatu buku pedoman yang membahas tentang berbagai tahapan analisis sifat fisik tanah. Buku ini merupakan penyempurnaan dari Buku Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya yang diterbitkan tahun 2006. Laboratorium Fisika Tanah merupakan bagian dari Laboratorium Pengujian Balai Penelitian Tanah tanah telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN) sebagai laboratorium penguji mulai tahun 2019 dengan No. LP-846-IDN. Buku ini menerangkan berbagai cara dan tahapan dalam penetapan berbagai sifat fisik tanah dengan judul "Sifat Fisik Tanah dan Metode Analisisnya”. Beberapa topik bahasan yang dikemas dalam 25 bab yang mengulas penetapan sifat fisik tanah di lapang dan di laboratorium secara berimbang sehingga dapat digunakan dalam berbagai survai dan penelitian yang berkaitan dengan sifat fisik tanah termuat di dalam buku ini.
- ItemStrengthening Agricultural Resilience Against Climate Change through Climate Smart Agriculture(Balitbangtan, 2022-09-03) Editor Husen, Edi; Marwanto, Setiari; Agus, Fahmuddin; IAARD
- ItemTanah sawah dan Teknologi Pengelolaannya(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat, 2004-12) Agus, Fahmuddin; Balai PenelitianTanah