Browsing by Author "Achmad Ghozi Manshuri"
Now showing 1 - 1 of 1
Results Per Page
Sort Options
- ItemOptimasi Pemupukan NPK pada Kedelai untuk Mempertahankan Kesuburan Tanah dan Hasil Tinggi di Lahan Sawah(Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, 2012-10-17) Achmad Ghozi ManshuriProduktivitas kedelai di Indonesia termasuk rendah, salah satu penyebabnya adalah ketersediaan hara dalam tanah tidak optimal bagi pertumbuhan tanaman. Neraca hara N, P, dan K lahan sawah dan lahan kering di sentra produksi kedelai dilaporkan mengalami keseimbangan negatif. Hal ini disebabkan oleh minimnya dosis pupuk yang diaplikasikan atau praktek pemupukan yang tidak berimbang serta kebiasaan petani membawa seluruh tanaman hasil panen keluar dari lahan. Dari hasil kedelai di tingkat petani sebesar 1 ton biji/ha, tanaman mengangkut hara 70 kg, 7 kg P, dan 43 kg K/ha. Dengan kondisi tersebut ,terdapat indikasi gejala kahat hara tersamar (hidden hunger) unsur N dan P di sentra produksi kedelai. Pemberian pupuk N dan P meningkatkan hasil, walaupun tidak tinggi atau secara statistik tidak nyata. Dalam keadaan seperti ini, pemupukan N dan P seakan tidak menjadi keharusan. Petani lebih memilih tidak melakukan pemupukan pada tanaman kedelai karena dianggap tidak menguntungkan. Tidak adanya anjuran pemupukan kedelai pada lahan yang mengalami gejala hidden hunger tersebut, dalam jangka panjang tidak menguntungkan bagi keberlanjutan dan kelestarian kesuburan lahan. Prinsip optimasi pemupukan N, P, dan K adalah pemberian pupuk yang sesuai dengan target hasil yang ingin dicapai, dengan tetap mempertahankan status kesuburan lahan. Dengan demikian, pemupukan optimal mempunyai implikasi peningkatan hasil kedelai dengan tetap mempertahankan kesuburan lahan. Anjuran optimasi pemupukan N, P, dan K pada tanaman kedelai dapat ditentukan dengan menggunakan: 1) rekomendasi dosis pupuk berdasarkan analisis status N, P, dan K tanah, dan 2) optimasi pemupukan N, P, dan K berdasarkan nilai efisiensi agronomi N, P, dan K.