Repository logo
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
Repository logo
  • Communities & Collections
  • All of Repositori
  • English
  • Català
  • Čeština
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Gàidhlig
  • Latviešu
  • Magyar
  • Nederlands
  • Polski
  • Português
  • Português do Brasil
  • Suomi
  • Svenska
  • Türkçe
  • Қазақ
  • বাংলা
  • हिंदी
  • Ελληνικά
  • Yкраї́нська
  • Log In
    New user? Click here to register.Have you forgotten your password?
  1. Home
  2. Browse by Author

Browsing by Author "Abubakar"

Now showing 1 - 4 of 4
Results Per Page
Sort Options
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Peningkatan Mutu dan Keamanan Pangan Karkas Ayam Melalui Inovasi Teknologi Pascapanen dalam Menunjang Peluang Pasar
    (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2009) Abubakar; Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
    Sebagian besar peternakan rakyat (60-70%) menjual ayam broiler dalam bentuk hidup, dimana pedagang pengecer mengolah ayam tersebut menjadi karkas ayam siap dijual pada konsumen (Poultry Indonesia, 2005). Proses pengolahan ayam hidup menjadi karkas ayam segar, mulai dari penyembelihan, pencabutan bulu, pengeluaran jeroan, pencucian, pengemasan, pendinginan dan pengangkutan belum sesuai dengan norma dan kaidah kesehatan. Oleh karena itu mutu dan keamanan pangan karkas ayam menjadi rendah, bahkan tingkat kehalalannya masih diragukan sehingga harganya turun dan peluang pasarnya rendah (Abubakar, 2005). Untuk meningkatkan mutu dan keamanan karkas ayam dapat diupayakan melalui penerapan inovasi teknologi pascapanen dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), mulai dari penyembelihan, hingga transportasi (Abubakar, 2003).
  • No Thumbnail Available
    Item
    SENYAWA ANTI JAMUR DARI LENGKUAS MERAH (Alpinia galanga)
    (BALAI PENELITIAN TANAMAN OBAT DAN AROMATIK, 2007-09) Hernani; Kusumaningtyas, Eni; Abubakar
    Lengkuas merupakan tanaman obat yang telah lama digunakan sebagai obat penyakit kulit, seperti panu, eksem, dan kadas. Secara farınakologi ternyata ekstrak lengkuas mempunyai aktivitas antijamur. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui senyawa kimia dari lengkuas merah yang bersifat sebagai antijamur, terutama terhadap jamur Trichophyton mentagrophyte dan Microsporum canis penyebab penyakit ringworm. Metodologi yang digunakan terdiri dari beberapa tahapan, yaitu pembuatan ekstrak, isolasi secara kromatografi kolom, uji aktivitas anti jamur menggunakan jamur 7. mentagrophyte dan M. canis pada media SDA (Sabaroud Dextrosa Agar) dan identifikasi senyawa kimia secara GCMS. Senyawa yang menunjukkan aktivitas antijamur adalah 1'S-1' asetoksikhavikol asetat, 1'S-1-hidroksikhavikol asetat, 1'S-1' asetok-sieugenol asetat. dan senyawa turunan fenol.
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Teknologi Penggemukan Sapi Potong Spesifik Pulau Madura
    (BPTP Jatim, 2016) ARIANTO, Hendri; Abubakar; Mula Mashuri
  • Loading...
    Thumbnail Image
    Item
    Teknologi Pengolahan Daging
    (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, 2007) Abubakar; Usmiati, Sri; Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian
    Daging konsumsi yang dijual di pasar tradisional maupun di swalayan dapat dikategorikan dalam dua kelompok. Kelompok pertama, daging dari ternak besar seperti sapi, kerbau, dan kambing, sedangkan kelompok kedua, daging dari ternak kecil yaitu dari jenis unggas, ayam, itik, entog dan lain-lain. Daging sapi untuk konsumsi pada umumnya dihasilkan dari jenis-jenis sapi pedaging antara lain, Aberdeen-Angus, Brahford, Brahman, Brangus, Shorthorn, Hereford dan Santa Gertrudis, sedangkan sapi yang asli dari Indonesia antara lain sapi Peranakan Ongole PO), sapi Bali, sapi Madura dan sapi Aceh. Hasil utama sapi tipe pedaging adalah berupa karkas yaitu tubuh sapi yang telah dihilangkan bagian-bagian isi perut, kepala, kaki dan kulit. Sebagian besar manfaat dari produk pangan hewani yang dikonsumsi manusia adalah daging, karena daging merupakan bahan makanan yang mengandung zat-zat gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia. Konsumsi daging dipengaruhi oleh berbagai alasan antara lain tradisi, nilai gizi tinggi, kesehatan, variasi, bersifat mengenyangkan dan prestise (gengsi).

Copyright © 2026 Kementerian Pertanian

Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian

  • Cookie settings
  • Privacy policy
  • End User Agreement
  • Send Feedback