Infografis Teknologi

Infografis Teknologi

 

Recent Submissions

  • Beje 
    Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Istilah ‘beje’ bagi Suku Banjar bukan sebutan pakaian bekas yang dijual kembali di pasar loak. Beje ialah galian (tabukan, red) yang berada di tengah lahan rawa. Istilah sederhananya kolam buatan di tengah lahan rawa. ...
  • Gambut 
    Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Istilah ‘gambut’-seperti diakui oleh Prof Tejoyuwono Notohadiprawiro dari Universitas Gadjah Mada dan Dr Mohammad Noor dari Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa-dipungut dari Bahasa Banjar di Kalimantan Selatan. Gambut ...
  • Pirit 
    Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Pirit kerap dijuluki para ahli tanah sebagai raksasa tidur di lahan rawa. Ia aman selama tertidur, tapi berbahaya saat terbangun. Pirit ialah mineral tanah FeS2 yang sering ditemukan di lahan rawa—terutama rawa pasang ...
  • Gumbaan 
    Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Alat pertanian yang juga ciri khas petani rawa adalah gumbaan. Ia mesin tradisional yang diciptakan masyarakat Suku Banjar untuk memisahkan bulir padi berisi dengan bulir padi yang hampa. Gumbaan juga sekaligus membersihkan ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Rasi bintang lain yang juga menjadi pertanda petani di rawa lebak adalah bintang baur bilah. Lazimnya baur bilah terlihat 20 hari setelah munculnya bintang karantika. Baur bilah juga muncul di ufuk barat, tetapi bentuknya ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Gambut yang telah mengering tidak dapat menyerap air kembali sehingga disebut bersifat irreversible drying. Pada saat itulah gambut mengalami kerusakan total. Perubahan menjadi kering tidak balik ini karena gambut yang ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Bertani di lahan gambut memerlukan siasat khusus. Salah satunya teknik membuat lubang tanam untuk tanaman sawit. Lazimnya lubang tanam untuk bibit kelapa sawit berupa lubang tunggal berukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm. Sayang, ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Secara sederhana Suku Banjar dan Suku Melayu mengartikan ‘lanting’ sebagai rakit dari bambu. Toh, makna itu meluas ketika kata ‘lanting’ ditambah dengan kata ‘rumah’ di depannya. Makna rumah lanting menjadi rumah terapung. ...
  • Amblas 
    Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Di lahan gambut yang telah terbuka seringkali terlihat pemandangan unik: akar tanaman terlihat menonjol di atas permukaan lahan. Lazimnya akar tanaman terbenam di bawah permukaan tanah. Sebetulnya akar tersebut semula ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Gambut yang kering mudah terbakar. Sebuah puntung rokok yang masih menyala dan jatuh di gambut kering dapat membakar ribuan hektar lahan. Kebakaran gambut berawal dari permukaan, lalu menyebar secara horizontal dan vertikal. ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Kini pengelolaan lahan gambut yang kompleks memasuki era baru dengan paradigma ekohidrologi. Istilah ekohidrologi pertama kali muncul di International Conference on Water and Environment di Dublin pada 1992. Ia merujuk ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Masyarakat yang tinggal di daerah rawa juga mengenal rumah panggung selain rumah lanting. Rumah panggung biasa di buat di pinggiran rawa untuk menghindari banjir saat air meluap. Pondasi rumah panggung berupa pilar kayu ...
  • Suka Air 
    Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Gambut sering dijuluki tanah yang suka air. Dalam istilah kimia disebut hidrofilik. Hidro artinya air dan filik berarti suka sehingga hidrofilik bermakna suka air. Maksudnya gambut dapat menyerap air 10-13 kali lipat ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Semua ahli gambut sepakat pengolahan tanah gambut untuk pertanian berbeda dengan tanah kering. Di lahan kering tanah diolah sedalam mungkin agar gembur, tetapi di lahan gambut tanah diolah seminimum mungkin. Musababnya ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Pengelolaan lahan gambut perlu mempertimbangkan tanah mineral di bawahnya. Beragam rekomendasi dan panduan penggunaan lahan gambut untuk pertanian lahan pangan umumnya untuk lahan gambut dengan lapisan alluvial di bawahnya ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Musim kemarau bagi masyarakat petani yang tinggal di kawasan rawa lebak di Kalimantan Selatan menjadi masa paling baik untuk bercocok tanam. Di musim itu mereka menanam padi dan palawija karena kawasan yang semula tergenang ...
  • Benci Air 
    Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Meskipun gambut dijuluki tanah yang suka air alias hirofilik, ia juga dapat membenci air. Saat membenci air sifatnya disebut hidrofobik. Hidro, air; dan fobik, benci. Gambut bersifat hidrofobik saat mengalami kekeringan. ...
  • Spon Alam 
    Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Ingat kemampuan gambut untuk memegang air hingga 13 kali lipat bobotnya? Beberapa peneliti lain bahkan menyebut hingga 30 kali lipat. Kemampuannya itu membuat gambut sering juga disebut sebagai spon alam. Kala memegang air ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Watak gambut yang seperti spon membuat pengelolaan gambut mesti berhati-hati. Ahli ilmu tanah merekomendasikan hanya gambut dengan ketebalan kurang 3 m saja yang boleh dimanfaatkan untuk budidaya pertanian. Gambut yang ...
  • Cahyana, Destika (Balittra, 2019)
    Secara sederhana lahan rawa merupakan zona transisi antara lahan kering dengan badan air seperti sungai, danau, atau laut. Vegetasi yang tumbuh di lahan rawa sangat bervariasi mengikuti wilayah terdekatnya. Wilayah yang ...

View more