GULMA RAWA LEBAK SEBAGAI SUMBER BAHAN ORGANIK YANG POTENSIAL

Show simple item record

dc.contributor.author Rizlhan Noor, Balittra
dc.date.accessioned 2018-12-21T06:59:32Z
dc.date.available 2018-12-21T06:59:32Z
dc.date.issued 2007-08
dc.identifier.isbn 978-979-8253-63-8
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/6320
dc.description.abstract Tumbuhan yang tumbuh dan berkembang di lahan rawa lebak sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber bahan organik, diantaranya adalah Kai Apu (Salvinia natans), Eceng gondok (Eichornia crasipes), Kangkung (Ipomoea aquatica). Turnbuhan rawa tersebut meiupakan aset bagi petani, perlu dilestarikan sehingga penggunaannya sebagai hahan organik untuk setiap musim tanam mencukupi. Peranan tumbuhan rawa dapat mernperbaiki kesuburan fisik, kimia rnaupun biologi tanah. Pemberian pupuk organik dapat meningkatkan ketersediaan unsur hara nitrcgen, fosfor, kalium dan memperbaiki iklim mikro, sehingga efektivitasnya tinggi dan ramah lingkungan. Penggunaan turnbuhan rawa sebagai pi.puk organik dalam sistem pertanian sangat dianjurkan, karena penggunaan pupuk kimia dengan takaran tinggi yang diberikan secara terus menerus dapat menirnbulkan dampak negatif dan mengganggu keseimbangan lingkungan. Oleh karena itu, peluang tumbuhan rawa dari non komersil menjadi komersil merupakan harapan akan terjadinya perubahan yang mendasar dalam sistem pertanian maju. Untuk tujuan tersebut maka konsep dan kebijakan pemerintah yang mampu mendorong perubahan paradigma lama, sehingga secara langsung mempercepat pengembangan revitalisasi pertanian di lahan rawa lebak. en_US
dc.publisher Balittra en_US
dc.subject GULMA RAWA LEBAK BAHAN ORGANIK POTENSIAL en_US
dc.title GULMA RAWA LEBAK SEBAGAI SUMBER BAHAN ORGANIK YANG POTENSIAL en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account