Pengelompokan Kultivar Ketumbar Berdasar Sifat Morfologi

Show simple item record

dc.contributor en-US
dc.creator Hadipoentyanti, Endang; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor
dc.creator Wahyuni, Sri; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Bogor
dc.date 2017-02-08
dc.date.accessioned 2018-05-25T08:50:55Z
dc.date.available 2018-05-25T08:50:55Z
dc.identifier http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bpn/article/view/6074
dc.identifier 10.21082/blpn.v10n1.2004.p32-36
dc.identifier.uri http://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/2094
dc.description AbstractCoriander (Coriandrum sativum L.) is an annual crop, limitedly cultivated in the high land areas. Based on the fruit shape the plant could be groped into three types: globularsmall, globular-big, and ovoid. There were 13 accession numbers of coriander collected from production area in Indonesia or other countries. They were varied in fruit shape and some of morphological characters. To analyze the relationship among the accession based on morphological character, the plant was planted at Manoko, Lembang (1200 m asl). Morphological characters were observed from 10 plant and based on the resulted data, analysis of genetic resemblance were carried out using average taxonomic distance of dissimilarity with NTSYSpc-2.1. Results showed that the accession of coriander can be classified into four groups. The first group only consist of introduced cultivar from Japan, the second group consist of coriander collected from Sungaitarap, Padanglawas, Sumbar, Sungayang, Madiun, Irak, Thailand, and Mesir, where each introduced cultivar made an exclusive sub group. The third group are cultivar collected from Jember and Cipanas, while the fourth groups are cultivar collected from Kadipekso and Temanggung. Collected cultivars from nearby areas tended to belong to the same group.AbstrakAbstrakKetumbar (Coriandrum sativum L.) merupakan tanaman herba setahun, dan umumnya dibudidayakan secara terbatas di dataran tinggi. Berdasarkan bentuk buahnya, dapat dibedakan ke dalam tiga tipe, yaitu bentuk buah bulat kecil, bulat besar, dan lonjong. Hasil pengumpulan ketumbar dari beberapa sentra produksi maupun introduksi telah diperoleh sebanyak 13 nomor dengan penampakan buah yang bervariasi. Pada penelitian ini dilakukan pengelompokan koleksi ketumbar berdasarkan sifat morfologi. Benih ditanam di Manoko pada ketinggian tempat 1200 m dpl. Pengamatan morfologi dilakukan terhadap 10 tanaman contoh. Data morfologi dianalisis mengunakan metode jarak average taxonomic distance of dissimilarity dengan paket program NTSYSpc-2.1. Hasil analisis menunjukkan bahwa koleksi ketumbar terbagi ke dalam empat kelompok, yaitu kelompok I yang hanya terdiri atas kultivar asal Jepang. Kelompok II adalah kultivar asal Sungaitarap, Padanglawas, Sumbar, Sungayang, Irak, Thailand, Mesir, dan Madiun. Tiga kultivar introduksi membentuk subkelompok tersendiri. Kelompok III adalah kultivar asal Jember dan Cipanas, sedangkan kelompok IV adalah kultivar asal Kadipekso dan Temanggung. Kultivar yang dikoleksi dari daerah yang berdekatan cenderung membentuk kelompok yang sama en-US
dc.format application/pdf
dc.language eng
dc.publisher Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian en-US
dc.relation http://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/bpn/article/view/6074/5265
dc.rights Copyright (c) 2017 Buletin Plasma Nutfah en-US
dc.rights http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 en-US
dc.source 2549-1393
dc.source 1410-4377
dc.source Buletin Plasma Nutfah; Vol 10, No 1 (2004): Juni; 32-36 en-US
dc.title Pengelompokan Kultivar Ketumbar Berdasar Sifat Morfologi en-US
dc.type info:eu-repo/semantics/article
dc.type info:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.type Peer-reviewed Article en-US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search Repositori


Browse

My Account