Serangga Hama Kedelai dan Musuh Alami di Lahan Pasang Surut Kalimantan Selatan
Loading...
Date
2019-10
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Abstract
Kerusakan tanaman akibat serangan hama
merupakan salah satu kendala pengembangan kedelai
di lahan pasang surut. Informasi tentang komposisi spesies
hama kedelai dan musuh alaminya merupakan kebijakan
dasar pengelolaan hama terpadu di suatu lokasi, sehingga
survei perlu dilakukan, untuk mengetahui dominasi dan
status hama kedelai serta musuh alaminya di lahan
pasang surut. Survei dilakukan pada bulan Juni sampai
dengan November 2016 di Kalimantan Selatan. Serangga
hama yang ditemukan di lokasi survei sangat tergantung
dari umur/fase pertumbuhan tanaman saat dilakukan
pencatatan. Komposisi jenis hama kedelai yang
ditemukan di Provinsi Kalimantan Selatan adalah kutu
kebul (Bemisia tabaci Gennadius), wereng daun
(Empoasca kerri Pruthi), lalat kacang (Ophiomyia phaseoli
Tryon), ulat grayak (Spodoptera litura Fabricius), belalang
(Attractomorpha crenulata), perusak polong (Piezodorus
hybneri Gmelin, Riptortus linearis Fabricius, Nezara
viridula Linnaeus dan Etiella zinckenella Treitsche),
dengan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H)
1,655 dan indeks dominansi Simpson (c) 0,214. Di
antara hama-hama tersebut, S. litura, P. hybneri, R.
linearis, N. viridula dan E. zinckenella merupakan hama
penting di semua lokasi survei. Jenis musuh alami yang
banyak ditemukan ada tiga jenis, yaitu Oxyopes sp.,
parasitoid dan Coccinella sp. dengan indeks
keanekaragaman Shannon-Wiener (H) 1,088 dan indeks
dominansi Simpson (c) 0,415. Pengendalian hama pada
tanaman kedelai di lahan pasang surut harus
mempertimbangkan hama-hama utama dan musuh
alaminya.
Description
Keywords
F Plant production/Produksi Tanaman::F01 Crop Husbandry/Pertanaman, H Protection of plants and stored products/Perlindungan Tanaman::H10 Pests of plants/Hama tanaman