Repositori Kementerian Pertanian

Repositori Publikasi Kementerian Pertanian merupakan kumpulan koleksi digital dari publikasi terbitan lingkup Kementerian Pertanian. Publikasi terdiri dari:

  • terbitan berkala ilmiah (scientific journal, scientific periodical)
  • berkala semi ilmiah (semi populer jurnal)
  • tidak berkala (leaflet, poster, infografis)

Repositori dikelola oleh Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen pelayanan publik Kementerian Pertanian dalam penyediaan informasi pertanian.

Guna meningkatkan mutu layanan yang lebih baik, kami mengharap kesediaan Saudara berkenan mengisi Survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terkait layanan Repositori Publikasi Kementerian Pertanian pada link berikut ini https://pustaka.bppsdmp.pertanian.go.id/surveypustakadigital/.

Image by nikitabuida on Freepik
 

Recent Submissions

Item
SAPI POGASI AGRINAK
(Loka Perakitan dan Pengujian Ruminansia Besar, 2026-04-13) DEWI SEPMAWATI
Sapi Pogasi Agrinak adalah galur sapi lokal unggul hasil seleksi dari rumpun Sapi Peranakan Ongole (PO) yang diseleksi di Grati, Pasuruan. Singkatan POGASI adalah PO Grati Hasil Seleksi, dan Agrinak merujuk pada kegiatan seleksi yang dilakukan di Agrinak. Sapi ini dikembangkan untuk tumbuh optimal pada kondisi pakan yang minimal dan telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian melalui Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 05/KPTS/PK.040/M/1/2020.
Item
Petunjuk Teknis Gugus Tugas Kalender Tanam Terpadu dan Perubahan Iklim
(2013-01-02) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian; Tim Katam Terpadu Balitbangtan; Syahbuddin, Haris
-
Item
Laporan Tahunan BRMP Mekanisasi Pertanian Tahun 2025
(BRMP Mektan, 2025-12-31) BRMP MEKTAN
Item
Memperkuat sistem perbenihan hortikultura: Tantangan dan strategi kebijakan
(Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2024) Aziz, Miftahul; Mulyono, Joko; Aziz, Abdul; Septanti, Kartika Sari; Rachmita, Annisa Rika
Benih adalah materi genetika dan merupakan salah satu sarana pokok yang penting bagi usaha agribisnis hortikultura. Permintaan benih hortikultura terus meningkat seiring dengan pertumbuhan agribisnis. Regulasi mengatur berbagai tahapan dalam sistem perbenihan, mulai dari penciptaan, produksi, hingga distribusi. Namun, industri perbenihan nasional, khususnya produsen benih Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia, teknologi, dan akses pasar sehingga sulit bersaing dengan perusahaan Benih dengan Penanaman Modal Asing (PMA). Kajian ini bertujuan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan peningkatan kinerja sistem perbenihan hortikultura agar lebih berdaya saing di pasar domestik. Secara khusus, kajian ini akan menganalisis regulasi dan kelembagaan perbenihan, kinerja sistem penyediaan benih, serta merumuskan alternatif kebijakan yang dapat mendukung industri perbenihan nasional.
Item
Agro-Socioeconomic Newsletter Vol. 18 No. 1, April 2025
(Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 2025-04) Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
It is our pleasure to meet you through this newsletter. This time, we present some important information for your perusal. This information includes policies on: (a) the cost structure of rice farming, (b) agricultural development prospects for 2025−2030, (c) horticultural seed systems, and (d) trade performance of agricultural products. Rice is Indonesia's flagship crop, and ICASEPS has the opportunity to publish a book on rice performance in several producing countries. This book can also serve as an important source of information on global rice issues. In addition, this newsletter also contains several other news items for your reference.