PERCEPATAN PENGEMBANGAN LADA SEBAGAI KOMODITAS STRATEGIS DI KALIMANTAN BARAT

dc.contributor.authorDavid, Jhon
dc.contributor.otherBalai Pengkajian Teknologi Pertanianen_US
dc.date.accessioned2019-08-07T03:45:00Z
dc.date.available2019-08-07T03:45:00Z
dc.date.issued2017-10
dc.descriptionSebelum tahun 1990, produksi lada dunia didominasi oleh Indonesia, India, Brasil, dan Malaysia. Pada tahun 1990, Vietnam muncul sebagai salah satu negara baru pengekspor lada. Ekspor lada Indonesia mencapai puncaknya pada tahun 2000sebagai pengekspor terbesar dengan volume 67.000 ton atau senilai 231,8 juta US$, kemudian ekspornya terus menurun, dan dalam beberapa tahun terakhir ini kembali membaik dengan volume ekspor 52.400 ton pada tahun 2008. (Ditjenbun, 2009). Sejak tahun 2001, Vietnam tercatat sebagai negara pengekspor lada terbesar, dengan volume ekspor rata-rata 89.980 ton/tahun (Vietnamase pepper statistics, 2010)en_US
dc.description.abstractPertanaman lada di Indonesia sebagian besar (90%) diusahakan dalam bentuk perkebunan rakyat yang pada umumnya mempunyai areal sempit dan kemampuan permodalan yang lemah. Kondisi ini mengakibatkan perkembangan luasan tanaman lada serta teknologi untuk perbaikan penanganan pascapanen lada di tingkat petani berjalan lambat, yang walaupun komoditas lada telah berkembang cukup lama di Indonesia. Tanaman lada di Kalimantan Barat merupakan tanaman perkebunan yang menempati urutan ke 6 setelah karet, kelapa, kelapa sawit, kopi dan kakao. Luas areal tanaman lada tahun 2012 seluas 8.347 ha dengan produksi 4.123 ton atau dengan produktivitas 0.49 ton/ha. Produktivitas lada di Kalimantan Barat masih sangat rendah dibanding dengan produktivitas nasional 1.5 ton/ha, hal ini disebabkan berbagai kendala diantaranya sebagian tanaman sudah tua, adanya serangan hama penyakit dan mahalnya harga pupuk. Tujuan dan penulisan ini untuk memberikan gambaran pengelolaan tanaman lada serta pengembangan lada untuk menciptakan kesejateraan petani lada. Metode yang dilakukan adalah penelusuran daftar pustaka dan survey lapangan. Dibutuhkan keterkaitan dan kerjasama yang berkelanjutan dengan petani, dinas terkait serta penghasil teknologi sehingga petani lada dapat menikmati usaha taninya.en_US
dc.identifier.isbn978-602-6954-16-9
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/7300
dc.publisherBalai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanianen_US
dc.subjectTanaman lada, Lada hitam, Lada putih, Inovasi Teknologien_US
dc.titlePERCEPATAN PENGEMBANGAN LADA SEBAGAI KOMODITAS STRATEGIS DI KALIMANTAN BARATen_US
dc.typeBooken_US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
29. Revisi_128_Jhon David.pdf
Size:
354 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: