Surveilans Berbasis Risiko Penyakit Swine Influenza (Tipe A) pada Peternakan Babi Tradisional di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017

dc.contributor.authorSirindon, Madhumita
dc.contributor.authorFaisal
dc.date.accessioned2020-03-28T05:16:14Z
dc.date.available2020-03-28T05:16:14Z
dc.date.issued2019
dc.description.abstractSwine Infl uenza (SI) adalah penyakit zoonosis pada babi yang disebabkan oleh virus infl uenza tipe A, subtipe H1N1, H1N2, H2N3, dan H3N2. SI dapat menyebabkan kematian pada manusia dan kerugian ekonomi pada peternakan babi. Status SI belum pernah dilaporkan di Sumatera Utara. Pelaksanaan RiskBased Surveillance (RBS) memiliki tujuan untuk menggambarkan distribusi SI (tipe A) di peternakan babi tradisional di Sumatera Utara, prevalensi dan seroprevalensi SI, dan menganalisis faktor risiko yang berkaitan dengan SI. Pada tahun 2017 Balai Veteriner Medan bersama FAO melakukan RBS SI di 5 kabupaten terpilih sesuai dengan profi ling 2016 dan berdasarkan kepadatan populasi dan hubungan interaksi yang tinggi antara babi, unggas, dan manusia. Lima kabupaten tersebut adalah Medan, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Langkat, dan Binjai. Sampel yang diambil antara lain 5 swab nasofaring dari 5 babi (pooled) dan 2 serum yang dikoleksi dari setiap peternakan kemudian diuji dengan PCR dan ELISA. Informasi manajemen peternakan diperoleh dari kuisioner kemudian data tersebut diolah dengan model multivariable logistic regression. Hasil surveilans menunjukkan bahwa di Provinsi Sumatera Utara ditemukan penyakit SI (tipe A). Prevalensi infeksi SI di tingkat peternakan adalah 5.3% (20/376). Seroprevalensi terhadap antibodi SI pada level individu babi adalah 11.7% (83/708). Kota Medan memiliki tingkat prevalensi dan seroprevalensi SI tertinggi. Faktor risiko yang memperburuk infeksi SI adalah memelihara unggas dalam kandang yang sama dengan babi sedangkan faktor yang mengurangi risiko SI adalah pemberian obat cacing secara teratur. Umur babi diatas 4 bulan lebih berisiko memiliki antibodi terhadap SI. Untuk mencegah penyebaran SI lebih lanjut diperlukan kontrol pergerakan babi setiap kabupaten, meningkatkan biosekuriti peternakan dan KIE pada peternak tentang bahaya SI.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/8978
dc.language.isoiden_US
dc.publisherDirektorat Kesehatan Hewanen_US
dc.subjectPeternakan babien_US
dc.subjectPrevalensien_US
dc.subjectSumatera Utaraen_US
dc.subjectSwine Influenzaen_US
dc.titleSurveilans Berbasis Risiko Penyakit Swine Influenza (Tipe A) pada Peternakan Babi Tradisional di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2017en_US
dc.typeArticleen_US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Prosiding 2019-196-203.pdf
Size:
353.33 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Article
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: