Pengkajian Daur Hidup Ampas Tebu di Pabrik Gula Madukismo, Yogyakarta Menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA)

No Thumbnail Available
Date
2009-10
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian
Abstract
Pengkajian Daur Hidup Ampas Tebu di Pabrik Gula Madukismo, Yogyakarta Menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA). Ampas Tebu sebagai hasil samping dari industri pengolahan gula tebu, memiliki potensi sebagai sumber energi alternatif pengganti bahan bakar fosil. Untuk memanfaatkan ampas tebu secara optimal dan efisien, perlu dilakukan suatu analisis yang dapat menghitung kebutuhan dan penggunaan energi, serta ketersediaan energi dari ampas tebu dengan mempertimbangkan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Life Cycle Assessment (LCA) merupakan suatu metode untuk menyusun data secara lengkap, mengevaluasi dan mengkaji semua dampak yang terkait dengan produk, proses, dan aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daur hidup ampas tebu di Pabrik Gula Madukismo dengan metode Life Cycle Assessment (LCA). Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan pengambilan data dan melakukan analisis data menggunakan standar analisis LCA berdasarkan ISO seri 14040. Data yang diambil adalah yang berhubungan dengan konsumsi dan produksi energi pada proses produksi gula tebu dan pemanfaatan ampasnya untuk bahan bakar ketel uap di Pabrik Gula Madukismo, Yogyakarta. Hasil analisis menggunakan perangkat lunak LCA menunjukan bahwa input energi di stasiun gilingan dan stasiun ketel PG Madukismo lebih besar dibandingkan output energinya, dengan rasio energi secara berurutan adalah 0,84 dan 0,25. Untuk meningkatkan rasio energi perlu dilakukan minimalisasi penggunaan energi.
Description
Daur Hidup Ampas Tebu
Keywords
Life Cycle Assessment (LCA) Ampas Tebu, Pabrik Gula Tebu, Energi
Citation