Pemanfaatan Bakteri Pasteuria penetrans untuk Mengendalikan Nematoda Parasit Tanaman

dc.contributorBalai Penelitian Tanaman Rempah dan Obaten-US
dc.creatorHARNI, RITA; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
dc.creatorMUSTIKA, IKA; Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat
dc.date2016-11-29
dc.date2016-11-29
dc.date.accessioned2018-06-04T07:59:46Z
dc.date.accessioned2021-03-09T04:46:57Z
dc.date.available2018-06-04T07:59:46Z
dc.date.available2021-03-09T04:46:57Z
dc.date.issued2016-11-29
dc.descriptionNematoda parasit merupakan salah satu jenis organisme pengganggu tumbuhan (OPT) penting yang menyerang berbagai jenis tanaman utama di Indonesia dan Negara-negara tropis lainnya dan kerugian yang diimbulkannya dapat mencapai 25% dari potensi produksi. Baktei Pasteuria penetrans adalah salah satu agensia hayati yang sangat potensial untuk pengendalian biologi nematoda parasit tanaman. Bakteri ini tersebar luas di seluruh dunia dan dapat memarasit 205 spesies nematoda. Kendala utama dalam perbanyakan bakteri ini adalah belum dapat diperbanyak pada media buatan, sehingga perbanyakannya dilakukan secara konvensional pada tanaman tomat di lapang, yaitu dengan cara menggunakan akar tanaman tomat yang sudah terserang nematoda terinfeksi bakteri tersebut. Patogenisitas baktei akan meningkat pada kondisi lingkungan dengan suhu 30°C, pH tanah 6,7 dan kelembaban tanah 60%. Penggunaan P. penetrans dalam mengendalikan nematoda akan lebih berhasil apabila dikombinasikan dengan bahan organik seperti pupuk kandang sapi, ayam dan abu sekam. Daya infeksi seiap isolat P. penetrans berbeda-beda. Uji di laboratorium, rumah kaca dan lapang menunjukkan bahwa P. penetrans dapat menginfeksi dan menekan populasi Meloidogyne spp sebesar 57-100%. Pada tanaman jahe, P. penetrans dapat menekan populasi M. incognita (sebesar 93,85%) dan Radopholus similis serta meningkatkan berat impang jahe sebesar 16,11-54,06%; sedangkan pada tanaman lada dapat menekan populasi M. incognita sebesar 49,68 -94,02% dan R. similis sebesar 68,89 -93,33% serta mengurangi penyakit kuning sampai 26,67 - 50%. Pada tanaman nilam, P. penetrans menekan populasi Pratylenchus brachyurus sebesar 43 - 82% dan meningkatkan berat basah sebesar 57-71%. Kata kunci: Pasteuria penetrans, pengendalian biologi, Meloidogyne spp, Radopholus similis, Pratylenchus brachyurusen-US
dc.formatapplication/pdf
dc.identifierhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/psp/article/view/5657
dc.identifier10.21082/p.v2n2.2003.45-55
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/5097
dc.languageeng
dc.publisherPuslitbang Perkebunanen-US
dc.relationhttp://ejurnal.litbang.pertanian.go.id/index.php/psp/article/view/5657/4814
dc.rightsCopyright (c) 2016 Perspektifen-US
dc.rightshttp://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0en-US
dc.source2540-8240
dc.source1412-8004
dc.sourcePerspektif; Vol 2, No 2 (2003): Desember 2003; 45-55en-US
dc.titlePemanfaatan Bakteri Pasteuria penetrans untuk Mengendalikan Nematoda Parasit Tanamanen-US
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/article
dc.typeinfo:eu-repo/semantics/publishedVersion
dc.typePeer-reviewed Articleen-US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Pemanfaatan Bakteri Pasteuria penetrans untuk Mengendalikan Nematoda Parasit Tanaman.pdf
Size:
2.89 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
0 B
Format:
Plain Text
Description: