PELUANG KONSERVASI LAHAN DENGAN PENANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) SEBAGAI RANGKAIAN PENGEMBANGAN DESA MANDIRI ENERGI

dc.contributor.authorSETIOWATI, Sri Endang
dc.contributor.authorFakultas Pertanian–Instiper, Yogyakarta
dc.contributor.otherFakultas Pertanian–Instiper, Yogyakartaen_US
dc.date.accessioned2022-04-17T10:09:04Z
dc.date.available2022-04-17T10:09:04Z
dc.date.issued2008
dc.description.abstractKabupaten Gunung Kidul merupakan suatu wilayah dengan karakteristik wilayah dan penduduk yang spesifik. Topo-grafi yang bergelombang didominasi oleh perbukitan karst dengan tingkat kesuburan lahan yang rendah, ketersediaan air yang tidak merata dan kurang sepanjang tahun. Hal ini menyebabkan produktivitas lahan menjadi rendah, sehingga pendapatan petani di wilayah ini rendah, dan masih berada di bawah batas kelayakan. Akibatnya terjadi eksploitasi sumber daya lahan yang berlebihan dan melampaui daya dukung lingkungan, yang menyebabkan kemunduran kualitas lingkungan. Apabila hal ini berlangsung dalam jangka panjang akan mengancam keberlanjutan ekosistem di wilayah ini. Oleh karena itu konservasi la-han sangat diperlukan di daerah ini, antara lain dapat dilakukan dengan program penghijauan. Penghijauan yang mengguna-kan tanaman penghasil kayu terancam gagal, karena penduduk sering menebang pohon secara tebang habis dan tidak mela-kukan penanaman kembali. Untuk menghindari hal ini, dapat dilakukan dengan menanam tanaman yang menghasilkan buah, sehingga penduduk tidak akan menebang pohonnya. Salah satu tanaman yang mempunyai nilai ekonomis bagi masyarakat adalah tanaman jarak pagar (Jatropha curcas L.) yang dapat menghasilkan minyak jarak pagar, dikembangkan menjadi bio-diesel dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan bakar di Indonesia. Bagi masyarakat desa penanaman jarak pagar ini dapat menghasilkan bahan bakar secara mandiri yang dapat dipergunakan untuk keperluannya sehari-hari, sehingga muncul gagasan untuk membangun Desa Mandiri Energi (DME). Upaya ini bertujuan untuk memperbaiki lingkungan dan memberi pekerjaan serta penghasilan bagi masyarakat. Selain itu, dengan Desa Mandiri Energi ketergantungan masyarakat terhadap bahan bakar minyak (BBM) yang semakin langka akan berkurang. Hasil sementara terlihat bahwa masyarakat masih memerlukan bim-bingan yang serius dalam mengelola tanaman jarak pagar dan memproduksi minyak jarak secara mandiri.en_US
dc.identifier.issn978-602-8299-04-6
dc.identifier.urihttps://repository.pertanian.go.id/handle/123456789/15624
dc.language.isoiden_US
dc.publisherBayumedia Publishingen_US
dc.relation.ispartofseries2008;
dc.subjectkonservasi lahan,en_US
dc.subjectpenghijauan,en_US
dc.subjectdesa mandiri energi,en_US
dc.subjectjarak pagar,.en_US
dc.subjectJatropha curcas L.,en_US
dc.titlePELUANG KONSERVASI LAHAN DENGAN PENANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) SEBAGAI RANGKAIAN PENGEMBANGAN DESA MANDIRI ENERGIen_US
dc.typeArticleen_US
Files
Original bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
MP19(2) - Peluang.pdf
Size:
140.59 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:
Makalah Penunjang : Pascapanen dan Sosial Ekonomi
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: